Sudut Persimpangan Jalan di Bantul akan Dibeli Pemerintah

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Senin, 09 Maret 2015 01:20 WIB
Sudut Persimpangan Jalan di Bantul akan Dibeli Pemerintah

Sudut persimpangan jalan di Bantul akan dibeli pemerintah untuk rekayasa lalu lintas belok kiri jalan terus

Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan membebaskan titik-titik lahan di sudut persimpangan jalan wilayah setempat untuk rekayasa lalu lintas belok kiri jalan terus.

"Saat ini kami baru mendata sudut-sudut persimpangan jalan di Bantul yang tanahnya bisa kami bebaskan untuk rencana belok kiri jalan terus," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul, Suwito di Bantul, Sabtu (7/3/2015).

Menurut dia, beberapa sudut yang sudah didata untuk dibebaskan lahannya di antaranya di sisi barat selatan simpang empat jalan lingkar selatan Druwo, lahan bekas pos polisi lalu lintas tersebut tanahnya milik warga setempat.

"Memang [yang terdata] baru tertentu saja, namun kami upayakan tahun ini bisa dapatkan data lebih banyak, sehingga untuk pembebasan lahannya bisa diusulkan di anggaran tahun depan [2016]," katanya.

Ia mengatakan dalam melakukan pendataan sudut persimpangan jalan yang mungkin dibebaskan adalah persimpangan yang terdapat rambu lalu lintas yang seringkali terjadi penumpukan kendaraan, baik rambunya mengatur kiri jalan terus atau tidak.

Dengan demikian, kata dia, jika nantinya sudut persimpangan jalan yang selama ini jadi halangan pengguna jalan untuk belok kiri dibebaskan, maka arus kendaraan lebih lancar, dan rekayasa lalu lintas belok kiri jalan terus bisa diterapkan.

"Rekayasa ini akan memakai lahan sekitar sudut, dan faktanya tanah-tanah di sudut persimpangan mayoritas milik warga sehingga memerlukan pembebasan, dan untuk pembebasan lahan itu tidaklah mudah," katanya.

Menurut dia, untuk mendukung penerapan belok kiri jalan terus, selain upaya pembebasan lahan di sudut persimpangan jalan itu, juga nantinya ada pemasangan rambu-rambu untuk memberikan isyarat kepada pengendara yang ingin belok kiri.

"Kami juga terus menambah dan membenahi papan penunjuk arah di setiap persimpangan, tempat-tempat yang ramai dan belum ada penunjuk arah, segera kami pasang untuk memudahkan pengguna jalan," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis