Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Warga memasang palang di pintu kantor Balai Desa Glagah, Selasa (30/9/2014). (JIBI/Harian Jogja/Switzy Sabandar)
Penyegelan Balaidesa Glagah berujung penahanan sejumlah tokoh WTT. Adapun keluarga dan pengurus WTT justru memperlihatkan kekompakan.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Pengurus Wahana Tri Tunggal (WTT) dan keluarga tersangka penyegelan Balaidesa Glagah untuk pertama kalinya menjenguk Sarijo, Wasiyo, Tri Marsudi, dan Wakidi di Rumah Tahanan (Rutan) Wates, Senin (9/3/2015). Sebanyak dua puluh orang secara bergantian masuk Rutan Wates untuk bertemu dan memberi semangat sesepuh serta warga WTT tersebut.
Seperti yang diketahui, keempatnya ditahan di Rutan Wates pasca pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Polres Kulonprogo ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wates, Kamis (5/3/2015).
Sekretaris WTT Fajar Ahmadi menuturkan, selain memberi semangat dan dukungan kepada warga WTT yang ditahan, hal ini juga menunjukkan WTT masih solid dan selalu berjuang bersama.
“Tadi saat bertemu dengan Mbah Jo [sapaan Sarijo], beliau juga berpesan supaya WTT tidak gentar dengan penahanan ini dan diminta terus berjuang,” ujarnya.
Tidak hanya itu, kata Fajar, warga WTT juga secara bergantian mengerjakan pekerjaan yang biasanya dilakukan Sarijo dan kawan-kawan.
Ia mencontohkan belasan ekor sapi milik Sarijo saat ini dipelihara secara bergantian oleh warga. Demikian pula halnya dengan lahan cabai milik keempatnya yang juga dibantu warga WTT dalam pemeliharaan.
“Tidak hanya sekadar menjenguk, tetapi kami juga mengerjakan pekerjaan rumah mereka yang terbengkalai karena ditahan,” sebutnya.
Dijelaskannya, Sarijo, Wasiyo, dan Wakidi berada di dalam satu sel. Kebetulan, satu sel ditujukan untuk tiga orang. Sementara, Tri Marsudi ditempatkan terpisah bersama dua orang tahanan lainnya.
Fajar menambahkan, pengurus WTT dan keluarga berencana secara bergantian menjenguk Sarijo dkk sesuai dengan jam jenguk, yakni tiap Senin dan Rabu.
Terpisah, Ketua WTT Martono merasa kecewa dan prihatin atas penahanan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Wates terhadap empat warga WTT tersebut.
“Penangguhan saja bisa diterima saat di kepolisian, Mbah Jo dan lainnya tidak mungkin melarikan diri,” tegasnya.
Rencana penangguhan penahanan, ungkapnya, akan dilakukan ketika berkas sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Wates.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
AI membuat pekerjaan kantoran makin terancam. Gen Z mulai melirik profesi teknis dan kerah biru yang menawarkan gaji tinggi serta sulit digantikan teknologi.
Remaja Korsel kini memilih SMK semikonduktor daripada kuliah. Lulusan langsung bekerja di Samsung dengan gaji Rp1,99 M/tahun, bonus hingga Rp7,1 M. AS juga keku
Ganda putra Indonesia punya 10 gelar juara dunia, terbanyak sepanjang sejarah. Fajar/Shohibul Fikri jadi tumpuan di BWF World Championships 2026 India. Bisa tam
Porsche Taycan dikabarkan bakal dihentikan produksinya pada 2030. Laporan media Jerman menyebut manajemen dan dewan pekerja telah sepakat. CEO Michael Leiters b
Slipknot resmi mengumumkan perpisahan dengan Sid Wilson setelah hampir tiga dekade bersama. Alasan keluarnya sang DJ masih menjadi misteri.