Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP
Cek desil bansos 2026 lewat HP menggunakan NIK. Kenali 5 desil prioritas PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000.
Aktivis Aliansi Pemuda Islam menggelar aksi dan membawa spanduk serta poster penolakan Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) di Tugu Pemandengan Kota Solo, Jl. Jendral Sudirman, Solo, Jawa Tengah, Senin (23/3/2015). Aksi tersebut menyerukan ISIS bukan bagian dari ajaran agama Islam dan menolak keberadaannya di Indonesia. (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)
Teror ISIS berusaha dibendung Takmir Masjid Baitul Arqom dengan kegiatan positif.
Harianjogja.com, BANTUL - Masjid Baitul Arqom komplek Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) DIY, Sorowajan Baru, Banguntapan, Bantul mengukuhkan kepengurusan organisasi takmir Selasa (31/3/2015) lalu. Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat masjid ini juga mewaspadai kemungkinan adanya gerakan radikal ISIS yang menyusup.
Dalam pemilihan ketua takmir, secara aklamasi Muhammad Roem kembali dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin manajemen masjid untuk periode tiga tahun ke depan. Sedikitnya 30 jamaah yang terdiri dari golongan remaja hingga tua turut dalam kepengurusan masjid yang jamaahnya mencapai ratusan itu. Selain itu masih ada belasan jamaah lainnya yang secara khusus menjadi bagian takmir untuk menangani Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Roudlotul Ulum.
"Kami juga meminta dukungan jamaah dalam rangka memakmurkan masjid. Agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat pada umumnya," ungkap Muhammad Roem, Selasa (31/3/2015) lalu.
Ia menambahkan selain kegiatan pengajian pihaknya juga memiliki program rutian yang sudah berjalan seperti menyalurkan zakat mal, zakat fitrah, bakti sosial dan juga pemotongan hewan kurban. Kegiatan tersebut rata-rata berafiliasi pada masyarakat umum.
Ketua Dewan Penasehat Takmir Masjid Baitul Arqom, Bachtiar Lutfi Sukri mengukuhkan secara langsung terbentuknya takmir yang baru di masjid Baitul Arqom. Selain memberikan wejangan kepada seluruh pengurus, secara spontan Bachtiar juga menyampaikan kepada takmir agar mewaspadai gerakan radikal ISIS. Ia menilai takmir masjid memiliki kewajiban untuk menangkap gerakan semacam itu. Apalagi pemerintah telah melakukan pelarangan.
"Hal yang juga harus diwaspadai adalah kemungkinan adanya gerakan seperti ISIS. Saya kira takmir memiliki kewajiban akan hal itu, terlebih pemerintah telah menyatakan pelarangan. Setidaknya perlu ada perhatian jika ada jamaah yang melakukan hal mencurigakan," ungkapnya bachtiar dalam pidato pengukuhan takmir.
Ia menambahkan takmir merupakan salahsatu kegiatan sosial yang tidak mendapatkan gaji. Karena itu, harus memiliki semangat yang ikhlas dan jujur untuk memakmurkan masjid baik secara kuantitas maupun kualitas ibadah.
Sekedar untuk diketahui Masjid Baitul Arqom awalnya merupakan mushola milik BPKB Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY. Setelah ada kesepakatan bersama pada tahun 2002 pengelolaannya diserahkan kepada masyarakat. Kini dibangun menjadi sebuah masjid berlantai dua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek desil bansos 2026 lewat HP menggunakan NIK. Kenali 5 desil prioritas PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000.
Pemerintah menyiapkan insentif bagi pengusaha logistik untuk meredam dampak zero ODOL yang berpotensi menaikkan biaya logistik 3,3%.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengajak masyarakat memperkuat gotong royong, persatuan, serta kemandirian ekonomi dan teknologi.
Pembangunan kawasan yudikatif IKN terus dikebut dan ditargetkan rampung 2027, dengan progres Gedung MA 12,5 persen.
Erwin Gutawa menggarap aransemen baru lagu Hari Merdeka dengan angklung bersama Manshur Praditya untuk HUT ke-81 RI.
Sebanyak 38 anggota Paskibraka DIY siap bertugas mengibarkan bendera pada upacara HUT ke-81 RI di Istana Kepresidenan Jogja.