PAMERAN JOGJA : The Parade Targetkan 60.000 Pengunjung
Jumpa Pers The Parade 2015 “Manufacturing Identity” di Alive Fusion Dining, Timoho, Jogja, Selasa (7/4/2015). (Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)
Pameran Jogja, The Parade ditarget dikunjungi 60.000 orang.
Harianjogja.com, JOGJA—The Parade 2015, pameran dan ajang kumpul komunitas pebisnis clothing ditargetkan menarik 60.000 orang. Acara tahunan ini bakal digelar di Jogja Expo Center (JEC), 10-12 April 2015.
Salah satu board committee The Parade 2015, Agung Wijayanto mengatakan, kunjungan ke The Parade mengalami fluktuasi. Pada 2010, jumlah penikmat The Parade bisa menembus angka 65.000 orang. Namun, jumlah tersebut menurun menjadi 40.000 pada 2011.
“Pada 2012 kembali naik mencapai 60.000 pengunjung. Pada 2013 tidak ada event, dan pada 2014 pengunjung turun menjadi 40.000,” ungkap dia dalam Jumpa Pers di Alive Fusion Dining, Timoho, Jogja, Selasa (7/4/2015).
The Parade tahun ini akan diramaikan oleh band-band papan atas seperti NAIF, White Shoes & The Couples Company, Seringai, Endank Soekamti, Shaggydog, FSTVLST, Brave Boys, dan Captain Jack. The Parade juga akan diramaikan 100 clothing label serta komunitas kreatif.
Salah satu board committee The Parade Ari Wulu mengungkapkan, The Parade memiliki ciri khas yang membedakan dengan event serupa. Menurutnya, ajang yang diprakarsai Kreatif Independen Clothing Kommunity (KICK) Jogja ini turut mengangkat komunitas yang ada sehingga nuansa gathering akan sangat terasa.
Ia mengatakan, komunitas yang akan ikut andil antara lain skateboard, bmx, tamiya 4WD, tattoo, crafting, fotografi, leather, robot, urban indie toys, aeromodelling, airsoft gun, dan soundcloudyk. Selain itu, akan ada pula unjuk karya dari anak muda kreatif melalui dancing competition, acoustic competition, jingle competition, design competition dan band festival.
“Tahun ini kami mengusung tema manufacturing identity sebagai wujud pernyataan sikap anak muda terhadap jaman. Di dalamnya ada kelenturan seni, daya tahan kreasi, perkembangan teknologi, dan roda industri,” ujar dia.
Weimpy Adhari dari KICK Jogja menambahkan, melalui The Parade 2015, diharapkan perkembangan bisnis clothing yang dimotori anak muda bisa meningkat. Nilai transaksi selama The Parade pun cukup besar.
“Kalau dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, transaksi selama The Parade bisa menembus angka Rp3 miliar. Tahun ini diharapkan bisa sama,” lanjut dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share