Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa UNY Bawa Gerobak ke DPRD DIY

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Kamis, 09 April 2015 18:20 WIB
Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa UNY Bawa Gerobak ke DPRD DIY

Mahasiswa UNY demo menolak kenaikan harga BBM dengan cara membawa gerobak ke DPRD DIY

Harianjogja.com, JOGJA-Belasan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Yogyakarta berdemo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Kamis (9/4/2015).

Dalam demo tersebut, mahasiswa membawa gerobak ke gedung DPRD DIY sebagai simbol kesengsaraan rakyat karena tak mampu membeli BBM.

Salah satu peserta demo, Bani Asrofudin mengatakan kebijakan pemerintah Jokowi-JK dengan melepas harga BBM ke mekanisme pasar telah menyebabkan ketidakpastian perekonomian.

Pemerintah tidak lagi mempunyai wewenang penuh mengendalikan harga BBM dalam negeri. "Kewenangan negara didikte oleh pihak asing dalam pengelolaan minyak," kata Bani.

Bani menyebut, pemerintah meliberalisasi harga BBM padahal BBM merupakan kepentingan hajat hidup orang banyak. Hal ini bertentangan dengan konstitusi serta memberikan dampak buruk terhadap perekonomian masyarakat. Menurutnya, liberalisasi harga BBM juga telah menguntungkan pengusaha SPBU asing.

BEM UNY menuntut Jokowi-JK kembali mengendalikan harga BBM ke mekanisme awal, menolak intervensi asing mengenai pengelolaan minyak dan gas, "Merevisi Undang-Undang Migas yang cenderung menguntungkan pihak asing." Tegas Bani.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online