Dua Siswa di Kulonprogo Kerjakan UN di Rumah

Rima Sekarani
Rima Sekarani Jum'at, 10 April 2015 15:39 WIB
Dua Siswa di Kulonprogo Kerjakan UN di Rumah

Sejumlah siswa mengikuti uji coba Ujian Nasional (UN) computer-based testing (CBT) di SMAN 1 Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/3/2015). Sebanyak 198 sekolah tingkat SMP maupun SMA dan SMK di Jawa Timur dinyatakan siap melaksanakan UN online itu pada akhir tahun ajaran ini. (JIBI/Solopos/Antara/Herman Dewantoro)

Dua orang siswa di Kulonprogo akan mengerjakan ujian nasional (UN) di rumah

Harianjogja.com, KULONPROGO -SMK Negeri 1 Pengasih memastikan dua siswanya tidak dapat mengikuti Ujian Nasional (UN) bersistem Computer Based Test (CBT) pada 13-16 April mendatang. Keduanya mendapat dispensasi untuk mengerjakan UN secara manual atau Paper Based Test (PBT).

Wakil Kepala Bidang Humas SMK Negeri 1 Pengasih, Supriyanto mengungkapkan, kedua siswa yang mendapat dispensasi tersebut sedang dalam kondisi sakit.

“Kondisinya tidak memungkinkan untuk ikut UN CBT di sekolah. Kami sudah mengajukan permohonan ke Disdikpora DIY. Solusinya, kedua anak itu diizinkan ikut PBT,” kata Supriyanto, Kamis (9/4/2015).

Supriyanto menambahkan, kedua siswa tersebut juga diperkirakan tidak sanggup ke sekolah sehingga harus menjalani UN di rumah masing-masing. “Kemungkinannya nanti kami akan mengirim pengawas ke rumah mereka. Ada dua pengawas untuk setiap anak,” paparnya.

Supriyanto juga menyampaikan, SMK Negeri 1 Pengasih sudah siap melaksanakan UN CBT. Tim dari Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Kulonprogo juga sudah melakukan pengecekan sarana prasarana pendukungnya pada Rabu (8/4/2015) kemarin.

“Hanya saja, ada dua siswa yang tidak bisa ikut. Namun itu tidak masalah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dindik Kulonprogo, Sumarsana menegaskan, pemberian dispensasi kepada dua siswa SMK Negeri 1 Pengasih tidak akan mengganggu pelaksanaan UN CBT secara keseluruhan.

“Sudah izin Disdikpora DIY. Kondisi mereka juga tidak memungkinkan untuk ujian di sekolah. Keduanya akan mengerjakan secara manual, tidak CBT,” kata Sumarsana menjelaskan.

Berdasarkan hasil pantauannya para Rabu siang, Sumarsana juga yakin dengan kesiapan SMK Negeri 1 Pengasih. “Sudah disiapkan semua. Ada tiga tim yang akan bertugas untuk tiga tahap ujian. Siswa juga sudah beberapa kali latihan,” ucapnya kemudian.

SMK Negeri 1 Pengasih menjadi satu-satunya sekolah yang dinilai layak dan mampu menyelenggarakan UN CBT di Kabupaten Kulonprogo tahun ini. Sebelumnya, SMK Negeri 2 Pengasih juga ditunjuk jadi calon penyelenggara.

Namun, keterbatasan sarana prasarana, terutama kurangnya jumlah unit komputer, membuat SMK Negeri 2 Pengasih tetap melaksanakan UN secara PBT.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online