WNI GABUNG ISIS : Polisi Duga Ada Fasilitator Memberangkatkan 2 Warga Bantul

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Selasa, 14 April 2015 18:20 WIB
WNI GABUNG ISIS : Polisi Duga Ada Fasilitator Memberangkatkan 2 Warga Bantul

Sejumlah kelompok masyarakat menggelar aksi tolak ISIS di boulevard Soekarno, Boyolali, Senin (6/4/2015). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos)

WNI gabung ISIS, diduga ada pihak ketiga yang memberangkatkan dua warga Bantul.

Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul menduga ada pihak ketiga yang memfasilitasi pemberangkatan dua warga Bantul ke Suriah yang diduga terlibat jaringan organisasi radikal, Islamic State of Iraq Syiria (ISIS).

Polisi sebelumnya menyebut, dua warga Bantul asal Kecamatan Bambanglipuro dan Banguntapan, diduga direkrut ISIS setelah memantau aktivitas mereka di Tanah Air maupun data keberangkatan mereka ke Suriah dari kantor Imigrasi. Seorang warga Banguntapan itu kini telah kembali ke Bantul, sedangkan warga asal Bambanglipuro masih berada di Suriah.

Kapolres Bantul AKBP Surawan menyatakan, polisi mencurigai ada pihak ketiga atau fasilitator yang membantu mereka berangkat ke Suriah. "Kemungkinan mereka difasilitasi," kata Surawan, Senin (13/4/2015).

Untuk warga Banguntapan yang telah kembali ke Bantul, hingga kini masih intens dipantau. Polisi belum memanggil yang bersangkutan untuk diperiksa. Warga tersebut kata Surawan, kini hanya aktif berdakwah.

"Kami sementara hanya menduga dia terlibat, jadi belum ada dasar pidana yang dapat disangkakan kepadanya, jadi kami belum periksa," lanjut dia.

Terpisah, Kepala Sub Seksi Penindakan Kantor Imigrasi DIY, B. Dwi Priyoko mengatakan, sulit mengetahui warga Indonesia yang hendak berangkat ke luar negeri, apakah terkait jaringan teroris atau tidak.

"Kalau kami di imigrasi kan hanya mengecek, surat-suratnya lengkap atau tidak. Kalau paspor, visanya lengkap kami tidak bisa larang mereka berangkat," terang Dwi ditemui di Bantul.

Dwi menduga, keberangkatan mereka ke Suriah melalui Malaysia. Alasan seperti umroh atau naik haji menurutnya dapat menjadi modus keberangkatan mereka ke Timur Tengah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis