JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Belasan orang peserta mengikuti Ujian Nasional Paket C di SD Negeri Beji, Wates, Kulonprogo, Selasa (14/4/2015). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Kesadaran warga di Kulonprogo untuk mengikuti ujian paket C semakin meningkat
Harianjogja.com, KULONPROGO-Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Kulonprogo mencatat adanya peningkatan pada kesadaran mengikuti Ujian Nasional Paket (UNP) C.
Hal itu ditunjukkan dengan tingkat kehadiran peserta yang lebih baik dibanding tahun 2014 lalu.
Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal, dan Informal (PAUDNI) Dindik Kulonprogo, Tutik Sriyani mengatakan, peserta UNP C tahun 2015 mencapai 316 orang. Pada ujian hari pertama, Senin (13/4/2015), ada 35 peserta yang tidak hadir.
“Ada yang karena sakit, melahirkan, ada yang buka rumah makan dan terlanjur menyanggupi banyak pesanan, dan ada beberapa yang tidak ada keterangan,” katanya, saat peninjauan UNP C di SD Negeri Beji, Wates, Selasa (14/4/2015) siang.
Meski demikian, Tutik berpendapat ada peningkatan yang cukup signifikan pada tingkat kehadiran peserta. “Tahun lalu, hampir 25 persen yang tidak hadir dari sekitar 200 orang peserta. Sekarang hanya sekitar 10 persen saja,” ujarnya.
Tutik menjelaskan, program Paket C diselenggarakan untuk memfasilitasi masyarakat menengah ke bawah yang tidak mampu melanjutkan pendidikan atau bagi mereka yang tidak bisa melanjutkan sekolah formal karena alasan tertentu. Ijazahnya juga bisa digunakan untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi maupun mencari kerja.
Tutik menambahkan, sempat ada warga yang bertanya apakah boleh langsung ikut UNP C tanpa menjalani pembelajaran Paket C. “Tapi tidak boleh begitu. Harus tetap ikut pembelajaran,” ucapnya.
Penyelenggara UNP C dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mandiri, Pun Suparno menegaskan, peserta ujian sebelumnya harus mengikuti program Paket C.
“Seminggu masuk empat kali dan selama tiga tahun juga. Kalau pernah belajar sampai kelas XI SMA, [kelas di Paket C] bisa menyesuaikan,” katanya.
Suparno melanjutkan, peserta UNP C yang berhalangan hadir bisa mengikuti ujian susulan pada 20-23 April 2015. “Tapi alasannya harus jelas. Kalau sakit ya harus melampirkan surat dokter,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Operasi lintas negara bongkar penipuan digital Rp13 triliun dengan berbagai modus aplikasi palsu dan investasi fiktif.
Cal Crutchlow comeback di MotoGP Italia 2026 gantikan Zarco cedera, LCR Honda hadapi krisis jelang Mugello.
Dinkes Gunungkidul gencarkan Aksi Bergizi di sekolah untuk cegah anemia dan stunting pada remaja putri.
MU bangkit di bawah Carrick usai pemecatan mahal Amorim, finis 3 besar Liga Inggris dan kembali ke Liga Champions.
Motor matic tiba-tiba mati di jalan bisa disebabkan banyak faktor. Kenali penyebab dan cara mengatasinya agar berkendara lebih aman.