UN 2015 : Tiga Siswa di Kulonprogo Ikut UN Susulan, Enam Siswa Mundur

Rima Sekarani
Rima Sekarani Sabtu, 18 April 2015 03:21 WIB
UN 2015 : Tiga Siswa di Kulonprogo Ikut UN Susulan, Enam Siswa Mundur

Sejumlah siswa mengikuti uji coba Ujian Nasional (UN) computer-based testing (CBT) di SMAN 1 Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/3/2015). Sebanyak 198 sekolah tingkat SMP maupun SMA dan SMK di Jawa Timur dinyatakan siap melaksanakan UN online itu pada akhir tahun ajaran ini. (JIBI/Solopos/Antara/Herman Dewantoro)

UN 2015, sebanyak tiga siswa di Kulonprogo akan mengikuti UN susulan, sedang enam siswa mengundurkan diri

Harianjogja.com, KULONPROGO-Tiga siswa SMA/SMK dipastikan akan mengikuti Ujian Nasional (UN) susulan yang dijadwalkan pada 20-23 April 2015 mendatang.

Dua siswa akan menjalani UN susulan hari pertama saja, sedangkan satu orang lainnya hanya harus ikut UN susulan pada hari keempat.

Kasubag Perencanaan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Kulonprogo, Taryono mengatakan, UN susulan hari pertama akan diikuti siswa dari SMK 2 YPKK Kulonprogo dan SMK Muhammadiyah Kalibawang. Mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia.

“Keduanya kemarin izin sakit. UN susulan untuk siswa SMK 2 YPKK diselenggarakan di subrayon SMK Negeri 1 Pengasih, sedangkan siswa SMK Muhammadiyah Kalibawang ikut di subrayon SMK Negeri 1 Nanggulan,” paparnya, Jumat (17/4/2015).

Selanjutnya, siswa yang ikut UN susulan hari keempat berasal dari SMK Muhammadiyah 3 Wates. Taryono mengungkapkan, siswa tersebut tidak bisa hadir pada ujian teori kejuruan karena orang tuanya meninggal.

Lokasi ujiannya juga di subrayon SMK Negeri 1 Pengasih. “UN susulan memang sengaja dilakukan di subrayon agar memudahkan koordinasi dan pengawasan,” ujarnya kemudian.

Taryono menambahkan, terdapat enam peserta UN yang mengundurkan diri tahun ini. Mereka diberi kesempatan untuk mengulang selama satu tahun lalu mengikuti UN 2016.

“Ada yang karena masih sakit dan tetap tidak bisa kalau ikut UN susulan. Selain itu, ada siswa yang karena mau kerja di luar negeri tapi ada juga yang memang katanya sudah tidak mau sekolah. Semuanya tetap masih diberi kesempatan mengulang tahun depan,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online