WISATA GUNUNGKIDUL : Homestay, Mengapa Tidak?

Uli Febriarni
Uli Febriarni Senin, 20 April 2015 17:40 WIB
WISATA GUNUNGKIDUL : Homestay, Mengapa Tidak?

Objek wisata Sri Gethuk, Gunungkidul (JIBI/Harian Jogja/Wisnu Wardhana)

Wisata Gunungkidul kini tengah diminati. Sayang ketersediaan lokasi menginap seperti hotel berbasis rumah sederhana atau homestay masih minim.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Ketua Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Edwin Ismedi Himna mengatakan ada banyak kesempatan yang bisa diambil warga Gunungkidul untuk mengembangkan pariwisata. Salah satunya dengan membangun homestay bernuansa kampung atau rumah Jawa.

Menurut Edwin, ada sejumlah tantangan yang perlu dihadapi oleh Kabupaten Gunungkidul dalam mengelola pariwisata. Persoalan yang pertama, yakni infrastruktur. Edwin mengeluhkan jalan di Kabupaten Gunungkidul, terutama yang menjadi akses menuju pantai kurang lebar. Apalagi ketika akan digunakan bus untuk saling berpapasan. Kondisi itu menimbulkan ketidakleluasaan bus yang membawa wisatawan bergerak.

"Kami jadi kesulitan membuat paket wisata, bahkan sama-sama hanya paket di Gunungkidul saja. Karena misalnya ada paket dari Gua Pindul mau ke pantai, waktu tempuh jadi lebih lama, padahal tidak semua wisatawan memiliki waktu yang sama untuk berwisata bersama kita," sebutnya.

Untuk menyiasati persoalan pertama, pihak Asita ingin menggunakan strategi menginap di Gunungkidul. Aka tetapi, hal ini justru kembali memperlihatkan persoalan yang kedua. Dengan diawali kata 'Maaf', Edwin menyayangkan di Kabupaten Gunungkidul belum ada hotel yang sesuai dengan standar wisatawan.

"Warga Gunungkidul bisa ambil kesempatan ini, dengan membangun resort atau penginapan berbasis budaya, justru bisa jadi nilai lebih. Ambil cepat, tapi jangan membangun hotel berbintang atau bergaya modern dan minimalis seperti yang sudah menjamur di perkotaan," sambung Edwin.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online