Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat menyampaikan sambutan membuka acara Pencanangan Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia di Puskesmas Nanggulan, Selasa (21/4/2015). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S.)
Penanganan kanker, terutama deteksi dini diharapkan ibu negara dapat menjadi kebiasaan perempuan Indonesia.
Harianjogja.com, KULONPROGO – Ibu Negara Iriana Joko Widodo resmi membuka acara peluncuran
Pencanangan Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia.
Gerakan nasional yang digelar tepat di Hari Kartini itu dipusatkan di UPTD Puskesmas Nanggulan
Kulonprogo, Selasa (21/4/2015).
Dalam acara itu, Iriana mengajak seluruh perempuan di Indonesia untuk melakukan deteksi kanker sejak dini.
“Untuk itu, kami mengajak tim penggerak PKK beserta seluruh kadernya di seluruh Indonesia agar dapat berperan aktif melaksanakan program itu,” ujar Iriana.
Peluncuran gerakan itu dilakukan serempak di 34 provinsi di Indonesia. Iriana juga menggelar video conference dengan Ibu Wakil Presiden RI Mufidah Jusuf Kalla dan sepuluh provinsi lain. Kesepuluh
provinsi tersebut yakni, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI
Jakarta, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Verifikasi LP2B nasional mencapai 86,08 persen. ATR/BPN menargetkan angka 87 persen rampung tahun ini, lebih cepat dari target 2029.
BPJS Ketenagakerjaan mencatat 125.000 pekerja PHK telah mencairkan JHT hingga Juli 2026, sementara 31.000 pekerja menerima JKP.
Megawati Soekarnoputri menyoroti eksploitasi tambang dan hutan yang dinilai hanya menguntungkan segelintir pihak serta mengancam generasi mendatang.
BGN mempertimbangkan test kit di setiap dapur SPPG untuk mendeteksi kandungan berbahaya pada makanan dan mencegah keracunan MBG.
BI mencatat transaksi KKI pemerintah mencapai Rp147,8 miliar pada triwulan II 2026, naik 69,5 persen dibanding tahun sebelumnya.