LALU LINTAS JOGJA : Jembatan Juminahan Ditutup!

Jum'at, 24 April 2015 15:49 WIB
LALU LINTAS JOGJA : Jembatan Juminahan Ditutup!

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Seorang bermain sepak bola dengan memanfaatkan jembatan Juminahan yang ditutup untuk lalu lintas kendaraan bermotor seperti terlihat pada Jumat (24/04/2015). Banjir yang terjadi pada Rabu (22/04/2015) di sepanjang aliran sungai Code mengakibatkan rumah warga tergenang dan talut pemukiman di sisi selatan jembatan itu ambrol.

Jembatan Juminahan Jogja ditutup karena pengaman jembatan retak

Harianjogja.com, JOGJA-Jembatan Juminahan yang menghubungkan Kecamatan Danurejan dan Pakualaman ditutup warga sejak Kamis (23/4/2015) sore karena pengaman jembatan retak.

Hal ini berdampak pada terjadinya kepadatan arus lalu lintas di Jalan Jagalan dan Suryotomo, mengingat pengguna jalan dari barat maupun timur harus melewati bagian selatan.

Retakan vertikal 10 meter terjadi paskabanjir yang menerjang kawasan pemukiman di tepi sungai, Rabu (22/4/2014) malam lalu. Semula muncul retakan kecil dan tidak terlihat mengkhawatirkan.

Namun pada Kamis siang sekitar pukul 12.00 WIB, retakan semakin besar dan menimbulkan kecemasan sehingga warga berinisiatif untuk menutup jembatan sebagai antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Jecky, 36, warga Juminahan, membenarkan inisiatif menutup Jembatan Juminahan berasal dari warga. “Setelah ditutup, warga melapor ke Polresta dan Pemkot, kemarin Haryadi [walikota] juga sudah menilik kondisi jembatan,” terangnya, Jumat (24/4).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online