Dana Transfer ke Daerah Anjlok, Saatnya BPD Unjuk Peran
Peran strategis BPD terus didorong untuk menopang perekonomian daerah, terlebih dengan meningkatnya tekanan fiskal dan serta menurunnya dana transfer ke daerah.
Penyelewengan pupuk bersubsidi diduga masih terjadi di Bantul
Harianjogja.com, BANTUL-Dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi masih sangat mungkin terjadi. Pasalnya, kenyataan yang terjadi di lapangan adalah berat pupuk di gudang Lini II PT Pupuk Sriwidajaya (Pusri) kerap berbeda dengan berat pupuk di tingkat pengecer.
Diakui sendiri oleh Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian DIY Djarot Margiantoro, saat pendistribusian pupuk bersubdisi tersebut, kebocoroan saat di perjalanan sangat bersar terjadi. Selain itu ia juga mengakui adanya indikasi penebusan pupuk oleh pihak-pihak yang tak seharusnya.
Itulah sebabnya, ia berharap kepada pihak-pihak terkait untuk turut melakukan pengawasan dan peneguran jika memang terjadi penyimpangan di lapangan. Pasalnya, dengan adanya penyimpangan itu, petanilah yang akan dirugikan.
"Mereka yang seharusnya bisa menikmati pupuk bersubsidi, jadinya mereka harus membeli pupuk dengan harga pasar," ucapnya.
Sementara terkait dengan pupuk tablet yang beberapa waktu lalu sempat menimbulkan polemik, bagi Djarot sebenarnya tak menjadi soal jika tidak dikomersialkan. Artinya, bila tablet pupuk itu hanya dipakai untuk kepentingan sendiri ataupun kelompok tani, maka menurutnya tetap legal.
"Namun, selama ini pembuat pupuk tablet sering kali membeli pupuk bersubsidi untuk kemudian dijual dalam harga non subsidi," ucapnya.
Sementara Perwakilan PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) Palembang, Anas Sudiyono menuturkan, selama ini distribusi pupuk ke daerah sudah berdasarkan Rencana Detil Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang diajukan secara berjenjang dari petani hingga pihak pemerintah DIY.
Melalui RDKK tersebut, kelompok tani harus membuat permohonan berapa banyak kebutuhan pupuk ke pengecer. Selanjutnya pengecer juga mengajukan daftar kebutuhan ke distributor.
"Dengan begini, saya berharap penyimpangan pupuk bersubsidi dapat diminimalisir," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muskot Percasi Solo 2026 berlangsung panas. Peserta mempersoalkan kehadiran klub baru, sementara pimpinan rapat menyebutnya dinamika organisasi.
Pelni meminta kapal yang melintas di Laut Jawa memantau Virgo Transport 8. Sinyal terakhir kapal tercatat pukul 22.33 WIB.
Indonesia gagal ke perempat final Asian Games 2026 setelah kalah 89-100 dari Arab Saudi dan menutup fase grup tanpa kemenangan.
Basarnas mengerahkan 15 armada laut dan udara untuk mencari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka pengeroyokan Bambang Setiawan. Polisi mengungkap motif dan peran masing-masing pelaku.