Korban Gempa 2006 Masih Tunggu Penuntasan Kredit Macet

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Selasa, 26 Mei 2015 03:20 WIB
Korban Gempa 2006 Masih Tunggu Penuntasan Kredit Macet

Korban gempa 2006 masih menunggu penghapusan kredit macet.

Harianjogja.com, JOGJA - Pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah korban gempa 2006 di Daerah
Istimewa Jogja masih menunggu penghapusan kredit macet yang selama ini menghambat mereka mengakses permodalan.

"Sampai sekarang belum semua tuntas, masih ada yang namanya masuk daftar hitam untuk meminjam permodalan," kata Ketua Komunitas Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Jogja, Prasetyo Atmosutidjo di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, upaya penyelesaian kredit macet yang cepat dibutuhkan para pelaku UMKM untuk bangkit kembali mengembangkan usahanya.

"Bayangkan mereka sudah 10 tahun 'di-blacklist' untuk mendapatkan akses modal," kata dia.

Dia berharap, DPRD DIY maupun Pemda DIY lebih serius mengawal dan mendorong penuntasan penghapusan kredit macet itu.

Menurut dia, para pelaku UMKM korban gempa yang masih ditahan agunannya adalah pelaku usaha nasabah di Bank Mandiri, sedangkan di BNI, BRI, dan BTN seluruhnya telah mengembalikan agunan dan memulihkan nama pelaku UMKM korban gempa.

Dia menyebutkan dari 535 nasabah yang pembayarannya macet di Bank Mandiri pada 2006, baru 139 nasabah yang kredit macetnya dihapusakan.

Dia menyayangkan kelambanan Bank Mandiri memutihan kredit macet karena seharusnya sudah selesai pada 2013.

Hal itu sesuai hasil kesepakatan antara Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dan Komisi VI DPR RI pada 4 Februari 2013 yang telah memutuskan untuk menghapuskan kredit macet UMKM korban gempa DIY.

"Seharusnya kalau mematuhi kesepakatan itu sekarang sudah selesai," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis