117 Santri Ponpes Manbaul Hikam Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Keracunan MBG
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
Keluarga bersama kerabat melihat almarhum untuk terakhir kali seusai persembahyangan pemberangkatan jenazah Ganif Aryanto di Rumah Duka RS Betesda, Yogyakarta, Minggu (21/06/2015). Pemakanan ini terbilang unik karena keluarga mewujudkan wasiat almarhum yang berkeinginan didandani dengan mengenakan jersey lengkap dengan sepatu boots saat dimakamkan. Sejumlah komunitas off road di Yogyakarta juga mengawal jenasah menuju ke pemakaman menggunakan motor trail. (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)
Pemakaman unik di Jogja dilakukan pada seorang penggiat motor trail. Ia dimakamkan dengan jersey lengkap dengan sepatu boot trail
Harianjogja.com, JOGJA-Kecintaan Ganef Aryanto, pegiat komunitas trail di Jogja yang berdomisili di Tegalrejo Kota Jogja, terhadap hobinya dibuktikan sampai ia menutup usia.
Hari ini, Minggu (21/6/2015), bapak dari lima anak itu dimakamkan dengan berbalut pakaian dan perlengkapan rider, mulai dari sarung tangan, sepatu, hingga jaket. Tidak hanya itu, ratusan anggota komunitas trail yang tergabung dalam IOF 2X1 Pengda Jogja pun ikut mengantarnya.
Iring-iringan motor trail sejalan dengan ambulan menembus jarak tak lebih dari lima kilometer, dari RS Bethesda menuju pemakaman di Blunyahrejo, Jetis.
Popo, demikian sapaan akrabnya, berpulang karena penyakit kanker getah bening. Di komunitas trail, namanya cukup dikenal komunitas karena aktif dalam berbagai kegiatan. Terakhir, laki-laki berumur setengah abad itu tergabung dalam komunitas motor trail Enrico. Dimakamkan dengan kostum rider lengkap menjadi keinginan terakhir Popo yang disampaikan kepada beberapa teman dan keluarganya.
Indra Dwi Priyoko, keponakan Popo, memiliki banyak pengalaman yang tak terlupakan bersama dengan almarhum semasa hidupnya. Kokok, demikian panggilannya, bisa dibilang menjadi salah satu saksi perjalanan Popo berkecimpung dengan hobinya.
"Sebelum gabung di komunitas saya dengan Oom Popo suka rally sendiri, waktu itu Oom Popo masih pakai motor Shogun dan saya pakai Satria yang kami modifikasi sendiri," kenang laki-laki kelahiran 28 tahun silam itu.
Pernah pula, kata dia, pasca erupsi Merapi 2006 bersama dengan adik kandung sang ibu itu menjelajah hutan Merapi.
Baginya, Popo yang sehari-hari menunggangi KLX seorang petualang sejati, tidak memiliki rasa takut, ambisius dan selalu penasaran dengan banyak hal.
Pandu Bani, anggota komunitas trail Jogja menuturkan pertemuannya dengan Popo biasa diisi dengan berdiskusi seputar motor trail dan kegiatan yang dilakukan.
"Saya memang tidak terlalu akrab tetapi setiap kali kami bertemu selalu membahas seputar trail," ujar laki-laki yang juga mengemudikan ambulan dan mengantarkan jenazah Popo ke permakaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
Jay Idzes cedera saat Sassuolo vs Juventus. Kondisinya belum pasti jelang Timnas Indonesia tampil di FIFA ASEAN Cup 2026.
Purbaya Yudhi Sadewa bikin netizen penasaran lewat caption “Udah siap belum?” setelah tak lagi menjabat Menteri Keuangan.
Harga emas Pegadaian hari ini 15 September 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual serta buyback.
Macklemore dicoret dari sisa tur Ed Sheeran di AS setelah dukung Palestina. Sejumlah venue disebut menolak konser jika ia tetap tampil.
Harga rumah Yogyakarta mencapai median Rp2 miliar pada Agustus 2026. Harga naik 14,3%, sedangkan listing turun 27,4%.