Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Polsek Selogiri menunjukkan 43 botol berisi vodka dan ciu yang disita saat operasi minuman keras (miras) di Dusun Krisak Kulon, Desa Singodutan, Selogiri, Selasa (12/5/2015). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Miras Jogja berupa pesta ciu kembali dibekuk di kawasan Alun-alun Utara.
Harianjogja.com, JOGJA-Kepolisian Sektor Gondomanan menggelar razia minuman keras (miras), Sabtu (4/7/2015) malam. Dalam razia tersebut, sebanyak sembilan orang ditangkap saat tengah berpesta miras di beberapa lokasi yang berbeda.
Kapolsek Gondomanan, Kompol Heru Muslimin mengatakan tiga orang diketahui tengah menenggak miras jenis di tengah lapangan Alun-alun Utara. Ketiganya berinisial SW, 34, wanita asal Malang, Jawa Timur, yang bekrja sebagai pengamen; Sg, 28, pengamen warga Surabaya; dan Ad, 34, warga Lampung Tengah. "Barang bukti yang diamankan satu botol ciu," kata Heru, Minggu (5/7)
Penyisiran yang mengkonsumsi miras di lakukan ke tempat eks kandang macan, Alun-Alun Utara. Di lokasi tersebut ditemukan tiga orang yang menenggak ciu. Ketiganya Am, 24, warga Sleman; AN, 32, buruh asal Magelang, dan AB, 24, juru parkir warga Gondomanan, Jogja.
"Sementara tiga orang lagi kami amankan dari TKP Pagelaran Kraton. Inisialnya Dn, 15, Fz, 15, dan Al, 17. Semuanya pelajar dari Mergangsan," papar Heru.
Heru mengatakan, semua yang terjaring razia dihukum membersihkan masjid. Setelah itu, mereka membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Mantan Kasat Reskrim Polres Sleman ini menegaskan razia miras, petasan, premanisme di wilayah Gondomanan digelar tiap malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
BMKG memprakirakan curah hujan Kalsel mulai meningkat Oktober 2026, tetapi lahan masih sangat mudah terbakar pada 22-23 Agustus.
Prabowo menegaskan pelaku karhutla akan ditindak. Izin korporasi bisa dicabut jika terbukti melakukan pelanggaran hukum.
LRT Jabodebek mencatat rekor 3,06 juta penumpang pada Juli 2026, tertinggi sejak beroperasi dan tumbuh 21% secara tahunan.
BMKG mencatat 776 titik panas di Kalsel pada Sabtu. Sebaran asap meluas ke Kalteng dan Kaltim, sementara jarak pandang turun hingga 200 meter
Suadesa Festival 2026 menghadirkan 40 UMKM dengan produk kerajinan, makanan dan kuliner untuk memperluas pasar serta menjaring pelanggan baru