Lahan di Lereng Merapi Boyolali Terbakar, Diduga Dibakar Warga
Kebakaran lahan terjadi di lereng Merapi Boyolali. Api diduga berasal dari pembakaran daun kering saat warga membersihkan lahan.
Arus mudik di Kulonprogo didominasi arah barat ke Timur atau Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO– Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Wates-Jogja mulai mengalami peningkatan, namun belum terlalu menonjol. Kendaraan yang melintasi jalan nasional baik dari arah timur maupun barat belum tampak signifikan.
Kabid Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kulonprogo Sigit Purnomo mengungkapkan, jumlah kendaraan yang memasuki wilayah Kulonprogo masih relatif stabil.
“Ada peningkatan, namun belum terlihat menonjol. Hanya saja kendaraan yang melintas didominasi dari arah barat ke timur menuju Jogja,” ujar Sigit, Sabtu (11/7/2015).
Sigit menguraikan, pantauan arus lalu lintas dari pukul 07.00-15.00 WIB, pada H-7 kendaraan yang melintas didominasi sepeda motor sebanyak 8.169 unit. Sedangkan mobil pribadi dan angkutan barang yang melintas mencapai 4.448 unit. Sementara pada H-6 Lebaran, pada jam yang sama jumlah pengendara sepeda motor yang melintas mulai mengalami peningkatan yakni 8.854 unit.
“Sedangkan kendaraan mobil pribadi yang melintas mencapai 4.940 unit. Sebagian besar masih didominasi dari arah barat,” jelas Sigit.
Sementara itu, kondisi pemudik di Terminal Wates, berdasarkan pantauan belum terlalu ramai pemudik. Pada H-7 Lebaran, angkutan AKAP yang datang menurunkan 308 penumpang dan yang pergi menaikkan 250 penumpang.
“Pada hari ini, baru tercatat 201 penumpang yang turun di terminal, dan 187 penumpang yang berangkat. Kemungkinan pada malam hari masih terus akan bertambah jumlah penumpang yang datang maupun yang pergi,” ujar Koordinator Terminal Bidang Dalop Dishubkominfo Subandi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan terjadi di lereng Merapi Boyolali. Api diduga berasal dari pembakaran daun kering saat warga membersihkan lahan.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, biaya SIM A dan SIM C.
Pembangunan SPPG di Karangbendo Banguntapan belum jelas. Warga menyoroti lokasi dekat permukiman dan khawatir polusi hingga kekeringan air.
Dekranasda Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan terus berinovasi agar mampu memperluas pasar hingga mancanegara
Jadwal DAMRI dari YIA Rabu 16 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 16 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.