Harda Dilantik Jadi Ketua IKA UII DIY, Soroti Peran Strategis Alumni
Harda Kiswaya resmi dilantik sebagai Ketua IKA UII DIY. Ia menekankan peran alumni dalam menjaga almamater dan memberi manfaat bagi masyarakat
JIBI/Harian Jogja/Antara Ilustrasi
Takbir lebaran diatur agar tidak menimbulkan kepadatan di jalan utama.
Harianjogja.com, SLEMAN - Polres Sleman meminta kepada masyarakat agar tidak melewati jalur utama ketika menggelar takbiran pada malam Hari Raya Idul Fitri, Kamis (17/7/2015). Petugas akan mencegah penggunaan petasan selama takbiran.
Kapolres Sleman AKBP Faried Zulkarnain menjelaskan, pihaknya mengimbau warga masyarakat agar tidak melalui jalur utama saat melaksanakan takbir keliling. Jalur utama yang dimaksud adalah, Jalan Magelang, Jalan Jogja-Solo, Ringroad utara dan Jalan Wates - Gamping. Karena jalur itu merupakan jalan yang dilintasi para pemudik.
"Jika masih ada yang menggunakan jalur utama sebagai rute takbir keliling, kami imbau untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor. Kami harap lagi sebaiknya melewati jalan kampung atau bukan jalur utama," terangnya Faried, Rabu (15/7/2015).
Penggunaan jalur utama sebagai rute takbir keliling dikhawatirkan dapat menimbulkan kemacetan. Terutama jika menggunakan kendaraan bermotor untuk pawai. Mengingat tiga jalur utama di Sleman seperti Prambanan, Tempel dan Gamping menjadi kantong banyaknya arus mudik baik roda dua dan roda empat.
"Kami juga akan melakukan penyisiran saat malam takbir pada titik rawan yang membunyikan petasan. Seperti kawasan Gamping, Denggung dan Maguwoharjo," ungkapnya.
Kabag Ops Polres Sleman Kompol Heri Suryanto menambahkan, hingga kemarin pihaknya belum mendapatkan permohonan ijin pelaksanaan takbir keliling skalan kabupaten. Sebagian besar pelaksanaan event takbir keliling dilakukan tiap kecamatan. Sehingga pengamanan dilakukan oleh tiap sektor.
"Pengamanan shalat idul fitri juga akan dilakukan tiap sektor pada 17 titik di Sleman untuk pelaksanaan di lapangan dengan intensitas jamaah yang lebih banyak," ungkapnya.
Faried juga mengimbau kepada masyarakat di Sleman untuk meningkatkan kewaspadaan saat lebaran. Situasi yang lengang terutama saat ditinggalkan banyak warga yang mudik, kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya. Patroli di sejumlah titik rawan kriminalitas hingga H-3 lebaran terus digencarkan. Sejauh ini belum ada tindak kriminalitas yang menonjol. "Kami harapkan aman-aman saja," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harda Kiswaya resmi dilantik sebagai Ketua IKA UII DIY. Ia menekankan peran alumni dalam menjaga almamater dan memberi manfaat bagi masyarakat
BNI meluncurkan wondrZ, tabungan anak dan remaja untuk belajar menabung dan mengelola keuangan dengan pendampingan orang tua.
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (23/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Sri Widiastuti, nasabah BPR Syariah Dharma Kuwera, memenangkan Mitsubishi Xpander setelah konsisten menabung sejak 2022.