SPPG Gebyok Selo Boyolali Disetop Usai Puluhan Siswa Keracunan
SPPG Gebyok Selo Boyolali disetop setelah 34 siswa mengalami gejala diduga keracunan MBG. Tiga siswa menjalani rawat inap.
Calon pembeli memeriksa keaslian batu akik di sentra penjualan batu akik di Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (21/2/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Rudi Mulya)
Demam batu akik di Bantul membuat pemudik menyerbu pameran batu mulia tersebut
Harianjogja.com, JOGJA- Demam batu akik belum sirna. Para pemudik dan wisatawan yang kebetulan sedang berkunjung ke Jogja, memanfaatkan momentum pameran batu akik "Gebyar Kemilau Fitrie 2015" yang digelar di Lapangan Futsal Pyramid jalan Parangtritis, Bantul.
Pameran yang digelar sejak Minggu (19/7/2015) hingga 28 Juli 2015 tersebut, menampilkan berbagai batu akik langka dan unik. Tak sedikit pengunjung yang tertarik melakukan transaksi.
"'Melalui pameran ini, kami ingin mengedukasi masyarakat khususnya pecinta batu akik. Karena itu, di sini pedagang punya tanggungjawab besar untuk menjelaskan kepada calon pembeli," kata Mazlan Syamri, Ketua Panitia Pameran Batu Akik Gebyar Kemilau Fitri 2015, Selasa (21/7/2015).
Menurut dia, pameran kali ini, bukan sekedar pameran biasa tapi di dalamnya ada pembelajaran bagi pecinta batu mulia yang ingin mengetahui khasiat dan makna batu mulia secara mendalam.
"Kami tidak sekedar menggelar pameran, tapi kami juga ingin memberi pembelajaran bagi masyarakat mengenai batu akik," kata Mazlan.
Lebih lanjut Mazlan dengan didampingi Hans Purwanto mengatakan, pameran ini terlaksana atas kerjasama dengan Dekranasda DIY. Selain batu akik, juga akan dipamerkan berlian.
Selain menggelar pameran batu mulia dan batu gambar, pihaknya juga menggelar kontes batu mulia untuk umum. "Kami juga memamerkan berlian. Berbagai batu akik dari berbagai daerah digelar dalam pameran kali ini," tambah dia.
Selain menggelar pameran batu mulia, panitia juga menggelar sarasehan tentang batu mulia dengan pembicara Prof. C Danisworo MSc, Guru Besar Geologi Universitas Pembangunan Nasional (UPN). Turut bicara Daryantoko, ahli seni batu gambar dari Surabaya. Kebetulan pembicara satu ini, selain ahli seni batu gambar juga memiliki batu mulia bergambar Presiden Jokowi dan Megawati Soekarno Putri.
Sejumlah pemudik mengaku, pameran-pameran akik yang banyak digelar di sejumlah daerah menunjukkan jumlah peminat batu akik di Indonesia cukup besar. Meski begitu, harga batu akik yang kadang tidak rasional perlu tetap dikritisi agar pembeli tidak salah pilih.
"Jadi jangan hanya ikut-ikutan membeli. Soal harga harus rasional. Saya sebenarnya bukan penggila batu akik. Cuma penasaran saja, apa ada koleksi yang unik. Siapa tahu bisa saya beli," kata Hendrik, pemudik asal Bekasi.
Selain itu, panitia juga menggelar kontes batu mulia untuk umum yang dimulai tanggal 25 Juli 2015. Kategori kontes batu mulia, Batu Gambar, Kalsedon, Panca Warna, Naga Sui, dan Batu Motif.
Untuk memanjakan pengunjung, panitia juga menyediakan doorprize berupa televisi, VCD Player, Strika, Dispencer, Kipas Angin, Blender dan masih banyak lagi doorprize lainnya dan doorprize diundi setiap hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPPG Gebyok Selo Boyolali disetop setelah 34 siswa mengalami gejala diduga keracunan MBG. Tiga siswa menjalani rawat inap.
Madring menuai kritik setelah debut F1 GP Spanyol 2026. Oscar Puente menyebut balapan seperti Monako, tetapi lebih cepat.
MotoGP Mandalika 2026 segera digelar. Simak rekam jejak empat pemenang sebelumnya, dari Oliveira hingga Aldeguer.
Prakiraan cuaca DIY 16 September 2026 didominasi berawan. Cek suhu Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul, Sleman, dan Kota Jogja.
Kelok 23 diuji coba 14-20 September 2026. Polda DIY meminta pengendara mengutamakan keselamatan dan tidak berhenti atau parkir sembarangan.
Bedah buku berjudul Menang Sekejap Lost Forever: Fenomena Tragis Judi Online yang Menjerat 4 Juta Orang Indonesia digelar di Balai Padukuhan Kliripan