KPK Sita Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Pemerasan WNA
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Pembangunan rusunawa Giripeni, Wates mulai dilakukan. Alat berat dan beberapa tiang pancang sudah disiapkan di lokasi pembangunan, Rabu (5/8/2015). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartikan N.S.)
Rusunawa Kulonprogo pembangunan talud dianggarkan Rp198 Juta
Harianjogja.com, KULONPROGO - Pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Giripeni, Kulonprogo membutuhkan tambahan anggaran APBD perubahan sebesar senilai Rp198 juta untuk penggarapan talud. (Baca Juga : http://jogja.solopos.com/baca/2015/02/20/rusunawa-kulonprogo-rusunawa-bakal-dikenai-pajak-578597">RUSUNAWA KULONPROGO : Rusunawa Bakal Dikenai Pajak)
Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulonprogo Zahram Asurawan mengatakan, pekerjaan pembangunan rusunawa yang berada di Dusun Gunung Gempal, Desa Giripeni, Wates segera dimulai. Sejumlah alat berat sudah mulai diturunkan di lokasi proyek.
“Pembangunan tahap pertama akan dipasang tiang pancang. Proses pembangunan segera dimulai,” ujar Zahram, Rabu (5/8/2015).
Sebelumnya, pada peninjauan lokasi pembangunan rusunawa oleh tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lokasi pembangunan rusunawa dinilai masih memiliki kekurangan. Berdasarkan hasil pemantauan tim, ditemukan elevasi lahan di sisi timur masih belum sempurna dan cenderung labil, sehingga rawan longsor.
Zahram menegaskan, saat ini diupayakan menambah talud yang nantinya akan ditempatkan di sisi timur. Dia mengungkapkan, untuk pembangunan taluh tambahan itu dalam anggaran APBD perubahan dianggarkan sebesar Rp198 juta.
“Sudah dianggarkan [pembangunan talud tambahan] senilai Rp198 juta dalam APBD perubahan. Jadi ada tiga talud yang dibangun di sisi utara, selatan dan timur bangunan rusunawa ini,” jelas Zahram.
Rusunawa tersebut rencananya akan dibangun sebanyak lima lantai. Zahram memaparkan, kapasitas kamar untuk rusunawa tersebut cenderung lebih sedikit dibandingkan rusunawa Triharjo. Rusunawa tersebut nantinya hanya memiliki 96 kamar.
“Sasarannya masih untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Biaya sewa tidak lebih dari Rp200.000,” imbuh Zahram.
Operator Alat Berat Ari Bowo menambahkan, sejumlah alat berat sudah datang sejak beberapa hari yang lalu. Sejumlah tiang pancang yang akan dipasang hingga kedalaman 18 meter juga sudah tiba dari Boyolali.
“Kami masih menunggu gambar desain. Karena tiang-tiang pancang ini harus dipasang sesuai desain bangunannya,” ungkap Ari.
Sementara itu, Kepala Desa Giripeni Priyanti mengungkapkan, sebelumnya khawatir rencana pembangunan rusunawa tidak jadi direalisasikan di desa tersebut. Pasalnya, kondisi lahan dianggap kurang kokoh untuk dibangun bangunan tinggi, sehingga sempat membuat pemborong sempat ragu.
“Namun, akhirnya pembangunan rusunawa segera dilakukan. Tanah di wilayah Giripeni ini cocok untuk pengembangan bangunan, jadi kami yakin rusunawa dapat dibangun di wilayah ini,” jelas Priyanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek rute, jam keberangkatan, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia sejak dini hari hingga malam. Cek jadwal YIA-Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Palur, Solo hingga Stasiun Jogja. Cek jam kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, termasuk jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Jogja dan Kutoarjo, termasuk informasi perjalanan.