PENATAAN KOTA JOGJA : Anggaran Nihil, Penataan Titik Nol Diundur

Sabtu, 08 Agustus 2015 14:20 WIB
PENATAAN KOTA JOGJA : Anggaran Nihil, Penataan Titik Nol Diundur

HarianJogja/Gigih M. Hanafi Dua warga dengan menggunakan baju tokoh pewayangan melakukan Heritage On The Street di Kawasan Titik Nol Kilometer, Jogja, Rabu (3/12). Kegiatan sosialisasi sadar budaya tersebut sebagai rangkaian Festival Heritage DIY 2014.

Penataan Kota Jogja untuk titik nol disebut Walikota Jogja Haryadi Suyuti jika pertemuan dengan Gubernur DIY beberapa waktu lalu hanya menyepakati desain penataan

Harianjogja.com, JOGJA-Penataan kawasan Titik Nol Kilometer batal dilakukan tahun ini. Pasalnya, belum ada kesepakatan terkait anggaran untuk kegiatan tersebut.

Walikota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan pertemuan dengan Gubernur DIY beberapa waktu lalu hanya menyepakati desain penataan.

"Untuk anggaran belum ada pembicaraan," kata dia baru-baru ini. Menurutnya, saat ini Pemkot Jogja masih fokus dengan penataan kawasan Alun-alun Utara (Altar) sehingga penataan kawasan lain menunggu giliran.

"Satu-satu dulu supaya fokus," ungkap Haryadi. Demikian pula dengan rencana penataan Malioboro, Haryadi menilai belum dapat dilakukan pada tahun ini.

Ia menerangkan, Titik Nol Kilometer akan dibuat zona dan dipercantik tampilannya. Tujuannya, ketika orang datang bisa langsung tahu berada di Titik Nol Kilometer. Rencananya, akan dibuat penanda seperti Tugu Jogja, misal, lantai dihias, sehingga terlihat berbeda dari sekitarnya.

Proyek tersebut digagas Pemda DIY dan Pemkot Jogja juga ikut terlibat karena kawasan tersebut masih termasuk dalam lingkungan Kota.

Sebelumnya, Gubenur DIY Sultan HB X mengungkapkan penataan kawasan Titik Nol Kilometer Jogja yang seharusnya dimulai tahun ini harus tertunda. "Pemkot belum menganggarkan tahun ini," kata Sultan. Salah satu bentuk penataan kawasan tersebut adalah pembangunan toilet bawah tanah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online