Harga BBM 23 Agustus 2026, Pertamax Turun Jadi Rp15.950
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sri Sultan hamengku Buwono X-Gubernur DI.Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (27/07/2015).
Penggunaan danais tahun masuk tahun ketiga.
Harianjogja.com, JOGJA-Gubenur DIY Sultan HB X menegaskan pelaksanaan dana keistimewaan (danais) di DIY tidak berada di fase trial and error karena sudah memasuki tahun ketiga. Sehingga, serapan dan program yang berjalan seharusnya lebih maksimal dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, minimnya serapan danais menandakan belum optimalnya kinerja Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) yang mengampu padahal dana yang tersererap maksimal mendukung pembangunan wilayah.
“Manisfestasi kinerja yang baik berarti program-program yang dibuat dapat bermanfaat untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan, kekeringan, dan sebagainya,” paparnya baru-baru ini.
Ditambahkannya alokasi danais sudah selayaknya mampu mendorong terbentuknya peradaban baru dan jangan sampai mematikan nilai-nilai lokalitas luhur, seperti guyub rukun, gotong royong, ketulusan dan saling menghargai.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Tavip Agus Rayanto mengatakan sampai saat ini serapan danais di empat kabupaten dan satu kota DIY belum ada yang memenuhi target.
“Hal ini berdasarkan evaluasi triwulan II,” sebutnya.
Menurutnya, keadaan ini tidak bisa dibiarkan mengingat pencairan danais termin ketiga mengharuskan syarat serapan sebelumnya mencapai 80%. Diuraikannya, serapan tidak maksimal disebabkan beberapa hal, antara lain, rencana pembangunan fisik yang belum memiliki kepastian lahan, penyusunan dokumen perencanaan bersamaan dengan pembangunan konstruksi, pembebasan tanah terkendala negosiasi dengan pemiliki, beban kerja pelaksanaan danais yang belum seimbang dengan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki, belum optimalnya pemahaman SDM terhadap mekanisme pengelolaan keuangan, dan sebagainya.
Ia mencontohkan, total danais untk Jogja sebesar Rp31 miliar untuk tiga urusan yakni pertanahan, kebudayaan, dan tata ruang. Realisasi fisik hanya 6,9% dan keuangan 5,19%. Dinilainya, kendala yang dialami kota yakni kawasan yang disasar sampai saat ini belum ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya. "Seharusnya dalam membuat perencanaan hal-hal seperti itu sudah dipertimbangkan," kata Tavip.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyerahkan SK kenaikan pangkat golongan IV kepada 45 ASN pada 24 Agustus 2026.
Pemerintah menyiapkan Rp1,2 triliun untuk cadangan pangan bencana 2026, termasuk bantuan beras 6.800 ton untuk lima kabupaten di NTT.
Polda Lampung menyelidiki titik awal dan penyebab karhutla di Taman Nasional Way Kambas setelah proses pemadaman selesai.
Pemkot Magelang mendorong transformasi layanan kesehatan yang inklusif melalui penguatan pencegahan, homecare, layanan primer, dan teknologi digital.
Daop 6 Jogja mencatat 38.266 penumpang menjelang libur Maulid Nabi Muhammad SAW 2026, dengan Stasiun Jogja jadi pusat mobilitas.