PERTANIAN GUNUNGKIDUL : Serangan Monyet Liar Sampai ke Pemukiman

Uli Febriarni
Uli Febriarni Selasa, 18 Agustus 2015 14:22 WIB
PERTANIAN GUNUNGKIDUL : Serangan Monyet Liar Sampai ke Pemukiman

Pertanian Gunungkidul terganggu serangan monyet liar

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Warga Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus mengeluhkan terjadinya serangan monyet liar. Warga menduga kera mulai turun gunung karena kehabisan makanan akibat kekeringan di tengah musim kemarau.

Warga Purwodadi, Parjo pada Senin (17/8/2015) menjelaskan turunnya monyet liar sudah dimulai sejak awal beberapa bulan terakhir. Meski demikian, saat itu, monyet masih bertahan di lereng-lereng perbukitan.

Parjo mengungkapkan, kini monyet mulai masuk ke lahan pertanian dan permukiman penduduk. Mereka menjarah tanaman padi, kacang-kacangan, ketela dan singkong.

Ia dan masyarakat sekitar mengaku takut mengalami kerugian apabila hasil ladang mereka terus dijarah oleh monyet tersebut. Sehingga mau tidak mau, mereka kini menjaga sawah dan lagang 24 jam. Atau memasang jaring ke ladang mereka agar kera tidak dapat mengambil tanaman.

"Kalau yang punya anjing, anjingnya akan dibiarkan menunggu sawah dan ladang. Kalau tidak begitu, kami rugi besar," keluhnya.

Hal ini, lanjut Parjo sudah berlangsung setiap musim kemarau melanda. Seperti biasa pula, kawanan monyet sampai nekat masuk ke dalam rumah warga dan mengambil nasi.

Ia khawatir, gerombolan monyet liar itu juga nekat menyerang manusia, terutama yang sedang membawa makanan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis