Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sri Sultan hamengku Buwono X-Gubernur DI.Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (27/07/2015).
Kemiskinan di DIY tahun ini diperkirakan gagal berkurang karena momentum yang ada akan hilang
Harianjogja.com, JOGJA-Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pesimis angka kemiskinan di DIY turun 2% pada 2016 mendatang, alasannya karena program pengentasan kemiskinan tahun ini tidak bisa dilaksanakan tepat waktu oleh pemerintah kabupaten dan kota.
“Harusnya Juni-Juli waktu realisasi, jangan molor Agustus sampai September,” kata Sultan saat ditemui usai Rapat Paripurna Penghantaran Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas danPlafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DIY 2016 di DPRD DIY, Selasa (18/8/2015)
Menurut Sultan, September-Oktober adalah momentum untuk menurunkan angka kemiskinan, namun karena program pada Juni-Juli belum terlaksana sehingga momentum itu pun hilang.
Sultan mengatakan, program pengentasan kemiskinan yang menjalankan adalah pemerintah kabupaten dan kota, sementara dananya dari Pemda DIY. Pihaknya sudah memberikan pengarahan. Ia mencontohkan, bantuan kemiskinan Rp1 juta untuk keluarga miskin itu harus ditentukan peruntukannya oleh pemerintah agar uang sejumlah tersebut bisa terus berputar.
“Misal dibelikan genset bisa disewakan, kalau iya kalau disewakan, kalau tidak disewa dalam satu bulan gimana, Itu yang perlu diarahkan dari tingkat dua [pemkab/pemkot],” tegas Sultan.
Sebelumnya, dalam paparan pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DIY 2014 di DPRD DIY, Maret lalu, Sultan mengatakan berhasil mengurangi jumlah penduduk miskin di DIY dari total 541.95 ribu pada 2013 (15,3% dari total jumlah penduduk) menjadi 532.59 pada 2014 (13,55%).
Meski demikian, Sultan juga mengakui penduduk miskin masih tinggi. “Masih relatif tingginya presentasi penduduk miskin di DIY mengamanatkan bahwa penanggulangan kemiskinan masih menjadi salah satu perioritas pembangunanm” kata Sultan
Saat itu Raja Kraton Ngayogyakarta ini juga mengklaim selama ini upaya telah dilakukan Pemda DIY untuk pengentasan kemiskinan melalui program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD)
Anggota Komisi D DPRD DIY Hamam Mutaqin mengatakan, banyak faktor Menurut dia, program dan kegiatan yang dilakukan pemerintah juga salah sasaran. Salah satunya bantuan Rp1 juta untuk 1 kepala keluarga. “Bantuan Rp1 juta per KK justru menimbulkan kecemburuan, bahkan bagi penerima justru untuk konsumtif,” katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Jadwal DAMRI dari YIA Kamis 17 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 17 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dari Palur hingga Jogja.
BGN suspend 1.276 SPPG MBG yang belum memenuhi syarat SLHS. Sebanyak 654 SPPG kategori kritis diusulkan ditutup permanen.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
KPK menelusuri alur perintah dan aliran uang dalam dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.