PEMBUNUHAN WARTAWAN UDIN : Kasus Udin Dibawa ke Forum Internasional

Sabtu, 22 Agustus 2015 08:20 WIB
PEMBUNUHAN WARTAWAN UDIN : Kasus Udin Dibawa ke Forum Internasional

Anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Solo, Semarang, dan Jogja, serta Laskar Adiwiyata menggelar aksi simpatik di car free day Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (13/7/2014) pagi. Aksi tersebut dilakukan untuk mengingatkan masyarakat tentang belum tuntasnya kasus pembunuhan wartawan Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin, di Bantul, 16 Agustus 1996 lalu, menolak wacana penetapan kasus ini sebagai kadaluwarsa. (Adib Muttaqin Asfar/JIBI/Solopos)

Pembunuhan wartawan Udin akhirnya dibawa ke forum internasional.

Harianjogja.com, JOGJA-Kasus pembunuhan wartawan Bernas Udin 19 tahun silam akan dibawa ke forum internasional oleh dewan pers.

Hal itu diungkapkan anggota Dewan Pers Imam Wahyudi dalam Seminar Nasional bertajuk Menghentikan Kekerasan Terhadap Jurnalis dan Penuntasan Kasus Udin di Auditorium Pascasarjana UII, Jumat (21/8/2015).

Menurutnya, kasus pembunuhan Udin harus selesai sebelum 2017, mengingat pada tahun tersebut Indonesia menjadi tuan rumah Peringatan Hari Kemerdekaan Pers Sedunia.

"Eropa bagian selatan sudah direkomendasikan oleh UNESCO untuk belajar tentang pers di Indonesia," ujarnya.

Ia mengatakan, hal tersebut menantang Indonesia untuk menerapkan sistem yang benar karena akan dijadikan contoh. Oleh karena itu, perlu pembenahan dan penuntasan persoalan-persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah, termasuk kasus pembunuhan Udin.

Wakil Ketua Komnas HAM Siti Noor Laila mengatakan pembela HAM menemukan pola yang hampir sama dengan pola Orde Baru, yakni kebebasan memberikan pendapat, berorganisasi, dan berkespresi menjadi persoalan hukum.

"Sekarang yang jadi pasal penghinaan terhadap presiden judicial review di MK, lalu dibatalkan, kemudian yang terjadi adalah pasal pencemaran nama baik," ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online