BPS Jelaskan Arti Desil 1-10 dalam DTSEN, Ini Kriterianya
BPS menjelaskan arti desil 1-10 dalam DTSEN, indikator yang digunakan, serta alasan desil bukan penentu tunggal penerima bansos.
Seorang warga berjalan melewati signal lamp yang mulai dipasang di kawasan Stadion Cangkring. Signal lamp bergambar ikon cabang olahraga unggulan Kulonprogo dipasang untuk menyambut pelaksanaan Porda XIII DIY 2015. (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S.)
Porda DIY 2015 untuk fasilitas Stadion Cangkring masih belum selesai.
Harianjogja.com, KULONPROGO – Persiapan lokasi yang akan dijadikan tempat pertandingan olahraga dalam perhelatan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII DIY 2015 ditargetkan selesai akhir September. Beberapa fasilitas di venue utama event olahraga tersebut, Stadion Cangkring, masih membutuhkan pemeliharaan dan perbaikan. (Baca Juga : http://jogja.solopos.com/baca/2015/08/21/porda-diy-2015-minggu-ini-venue-dikebut-634929">PORDA DIY 2015 : Minggu Ini, Venue Dikebut)
“Misal seperti toilet, jendela dan beberapa fasilitas membutuhkan pemeliharaan yang intens lagi. Kamar mandi masih kotor. Selain itu, rumput lapangan mulai mengering, kami agak terkendala persoalan tersebut,” ujar Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulonprogo Zahram Asurawan kepada Harianjogja.com, Selasa (25/8/2015).
Zahram memaparkan, memasuki musim kemarau panjang seperti saat ini menjadi kendala pihak kontraktor untuk melakukan pemeliharaan rumput lapangan. Pasalnya, meski sudah membuat sumur dengan menggali sedalam 12 meter, namun debit air tetap tidak mencukupi. Dia mengakui, rumput di lapangan di kawasan Stadion Cangkring mulai mengering, jika terus dibiarkan akan mengganggu pelaksanaan pertandingan sepakbola.
“Akan tetapi, pihak rekanan sudah menyanggupi untuk bagaimana caranya agar perawatan rumput di lapangan tersebut dapat maksimal,” jelas Zahram.
Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan masuk dari sisi barat stadion sudah hampir selesai. Jalan utama masuk ke stadion diarahkan dari barat dekat tribun. Zahram menambahkan, tidak hanya dibangun jalan masuk tetapi kawasan parkir juga sudah dibangun.
Terkait catatan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY yang menyatakan, lintasan lari tidak sesuai standar, menurut Zahram, kondisi perlintasan sudah sesuai spesifikasi. Dia menegaskan, standar perlintasan sudah seperti seharusnya.
“Lintasan lari sudah maksimal dan standarnya memang seperti itu,” ujar Zahram.
Untuk mempercantik kawasan Stadion Cangkring, sedikitnya belasan signal lamp telah dipasang di depan kawasan stadion tersebut. Ada kurang lebih 15 unit lampu dengan simbol cabang olahraga unggulan Kulonprogo.
Sementara itu, Ketua KONI Kulonprogo Bambang Gunoto menambahkan, sampai saat ini keseluruhan venue telah siap. Sedikitnya, ada 28 venue yang akan digunakan untuk pertandingan olahraga tingkat DIY.
“Semua venue sudah siap. Target akhir bulan September ini semua persiapan venue selesai. Pada tanggal 19 hingga 26 Oktober siap digunakan untuk pelaksanaan Porda DIY,” jelas Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS menjelaskan arti desil 1-10 dalam DTSEN, indikator yang digunakan, serta alasan desil bukan penentu tunggal penerima bansos.
Harga emas Antam naik Rp18.000 menjadi Rp2.768.000 per gram. Simak harga lengkap 0,5 gram hingga 1.000 gram dan ketentuan pajaknya.
Manchester City dikabarkan sepakat merekrut Allan Elias dari Palmeiras dengan nilai 40 juta euro atau sekitar Rp828 miliar.
Kemenhut menjatuhkan sanksi kepada enam perusahaan setelah karhutla membakar 1.511,55 hektare areal kelolaan di Kalimantan.
Jepang diproyeksikan membutuhkan 820.000 tenaga kerja dalam lima tahun. Pemkab Magelang mendorong SDM lokal meningkatkan kompetensi.
AS mengusulkan biaya pengajuan visa kerja H-1B sebesar 103.265 dolar AS atau sekitar Rp1,82 miliar, di luar biaya lainnya.