117 Santri Ponpes Manbaul Hikam Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Keracunan MBG
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
Stand MGMP Bahasa Jepang di Jogja-Japan Week saat diserbu beberapa orang yang ingin mengenakan Yukata, Sabtu (5/9/2015). (Harian Jogja/Joko Nugroho)
Jogja Japan Week salah satunya menyewakan baju yukata, baju khas Jepang untuk berfoto selfie
Harianjogja.com, SLEMAN – Salah satu stan yang ada di Jogja-Japan Week di Grha Saba Pramana menawarkan penyewaan pakaian kas Jepang, Yukata. Baju musim panas ini disewakan dengan harga Rp5.000 per lima menitnya.
Anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jepang, Dimas Prayogi mengaku mendapatkan stan ini dari panitia. Awalnya akan diisi dengan penganalan huruf kanji dan semacamnya.
“Namun kami melihat seperti pengenalan huruf dan bacaan sudah sangat familiar di Jogja dan pastinya akan banyak juga hadir di JJW ini. Makanya kami berinisiatif untuk menyewakan baju musim panas yang kami koleksi. Agar banyak orang juga bisa berselfie di area ini,” kata Dimas di JJW, Sabtu (5/9/2015).
Dimas menambahkan ada 15 model kostum Yukata perempuan yang ditawarkan di sini. Sedangkan untuk Yukata laki-laki mereka hanya memiliki tiga model kostum saja. Hal ini dikarenanya model Yukata laki-laki lebih monoton.
“Kalau yang untuk laki-laki memang monoton, makanya kami bawa tiga saja. Terlebih kebanyakan yang ingin selfie adalah perempuan, Jadi sudah layak jika kami membawa lebih banyak baju perempuan,” kata Dimas.
Dimas mengaku menyewakan dengan harga Rp5.000 per lima menit dengan tujuan agar orang yang bisa lebih puas berselfie. Tapi kepuasannya tidak lantas terlena ingin memakainya berlama-lama. Sebab masih banyak antrian yang bakal menunggu.
“Sebab ada ada juga yang ingin berfoto hingga di depan gapura, padahal jaraknya ada 100 meter dari sini. Makanya kami berikan waktu agar mereka juga berfikir tidak terlalu lama memakainya. Kasihan juga yang sudah antri,” kata Dimas.
Dimas mengaku penghitungan waktu ini dilakukan setelah baju Yukata terpasang pada tubuh peminjam. Bukan saat mereka akan mengenakannya. Sebab untuk mengenakan satu baju ini dibutuhkan paling tidak tiga menit.
“Selain membayar kami juga minta kartu identitas sebagai jaminan. Kalau peminjamnya ada tiga cukup satu saja yang ditinggal, bisa KTP, Kartu Mehasiswa atau SIM,” jelas Dimas.
Salah satu pengunjung JJW, Ayumi mengaku tertarik dengan Yukata yang disediakan. Terlebih banyak warna yang ditawarkan dan bisa dipakai untuk berfoto bersama dengan teman-temannya.
“Sangat menarik dan sudah sempat ikut pinjam denga nteman-teman. Lumayan bisa mendapatkan pengalaman memakai Yukata dan berfoto bersama teman-teman,” jelas Ayumi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
SMAN 1 Sentolo menjelaskan penanganan dugaan pelecehan oleh oknum satpam dan memastikan petugas tersebut dinonaktifkan mulai 17 September.
Kabut asap karhutla menurunkan jarak pandang di Bandara Palembang hingga 700 meter. Empat penerbangan kedatangan mengalami keterlambatan.
Xiaomi resmi merilis Redmi Watch 6 Active, Watch 6 Lite, dan Smart Band 11 Active di Indonesia dengan harga mulai Rp449.000.
Basarnas memastikan Kapal Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa. Sebanyak 129 orang masih dalam proses pencarian.
Puluhan siswa di dua sekolah Temon mengalami mual dan muntah usai menyantap MBG. Dinkes Kulonprogo mengirim sampel makanan ke laboratorium.