PKN 2026 Pekalongan Sukses, 17 Ribu Warga Padati GOR Jetayu
PKN 2026 Pekalongan sukses tarik 17 ribu pengunjung. AI batik jadi sorotan, dorong inovasi UMKM dan ekonomi kreatif daerah.
Lalu lintas Sleman ditertibkan dengan menggelar operasi.
Harianjogja.com, SLEMAN - Direktorat Lalu Lintas Polda DIY menilang sedikitnya 2.300 kendaraan bermotor selama sepekan dalam bulan tertib lalu lintas dari seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pelaku pelanggaran didominasi oleh karyawan swasta dan mahasiswa.
Wakil Direktur Lalu Lintas Polda DIY AKBP Ihsan Amin menjelaskan, dalam bulan tertib lalu lintas selama sepekan pihaknya melakukan penindakan bagi pelanggar yang terlihat kasat mata. Terutama bagi pengendara yang tidak memakai helm. Langkah itu ditempuh untuk membudayakan tertib memakai helm bagi masyarakat pengendara motor dalam perjalanan dekat sekalipun.
"Karena saat ini terbangun persepsi bahwa untuk bepergian tertentu misal dekat ada yang tidak memakai helm. Selama bulan tertib lalu lintas kami tindak itu," tegas Ihsan Minggu (27/9/2015).
Ia menambahkan selama operasi pihaknya menyasar sejumlah jalur jalan yang seringkali pengendara tidak memakai helm. Seperti di jalur yang bukan jalan protokol. Salah satunya di kawasan jalan yang rawan pelanggaran seperti di Timoho, Kota Jogja. Hasil razia didapatkan data para pelanggar didominasi karyawan swasta dengan jumlah 1.014 pengendara. Disusul mahasiswa 741 pengendara dan pelajar 361 pengendara dan PNS tujuh pengendara. Helm menjadi perhatian dalam bulan tertib lalu lintas ini karena menjadi penyebab korban meninggal saat kecelakaan. "Seringkali pengendara motor meninggal dalam kecelakaan karena tidak memakai helm," ujarnya.
Tetapi uniknya, dari sekian kualifikasi pelanggar, kalangan mahasiswa dinilai paling ngeyel saat ditindak. Terutama kaitan dengan disuruh membawa helm. Berbagai argumen kerapkali jadi alasan bagi mahasiswa ketika ditindak oleh petugas. Pihaknya juga menindak mahasiswa asal luar Jawa seperti dari wilayah timur sebanyak 44 orang mahasiswa dari wilayah Timur karena tidak memakai helm.
"Kalau ditilang, alasannya dekat atau pergi cuma sebentar sehingga tidak pakai helm," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PKN 2026 Pekalongan sukses tarik 17 ribu pengunjung. AI batik jadi sorotan, dorong inovasi UMKM dan ekonomi kreatif daerah.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
Tanggal 25 Juni 2026 diperingati sebagai Hari Lahir BJ Habibie, Hari Pelaut Sedunia, Hari Vitiligo Sedunia, dan Global Beatles Day.