SPBU PERTALITE JOGJA : Pasokan Pertalite di DIY Dijamin Lancar

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Selasa, 29 September 2015 04:20 WIB
SPBU PERTALITE JOGJA : Pasokan Pertalite di DIY Dijamin Lancar

SPBU Pertalite di Jogja dijamin lancar dalam menyediakan BBM jenis terbaru itu

Harianjogja.com, JOGJA—PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng-DIY menilai peminat pertalite di DIY cukup tinggi. Baru dipasarakan 1,5 bulan, pertalite sudah memakan market share premium sebesar 12%.

Marketing Branc h Manager Pertamina DIY dan Surakarta Freddy Anwar mengungkapkan, market share premium saat ini menjadi  74%, pertamax antara 10% hingga 12%, sedangkan pertamax plus antara 2% hingga 4%.

“Pertalite mampu mengurangi market share premium. Artinya penerimaan masyarakat bagus. Untuk market share pertamax yang diambil hanya sekitar satu persen,” ujar dia dalam peluncuran pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Adisutjipto 44.552.04, Sleman, Senin (28/9/2015).

Freddy mengungkapkan, sampai saat ini sudah ada 15 SPBU yang menjual pertalite. Cabang ke-15 yakni SPBU Adisutjipto 44.552.04 yang dinaungi brand perusahaan DCN 23.

“Dalam waktu  dekat, setidaknya sudah ada lima SPBU lagi yang siap. Kami harapkan, dalam waktu satu atau dua minggu ke depan sudah berjualan pertalite,”  ujar dia.

Konsumsi pertalite  setiap harinya dinilai cukup tinggi. Freddy menjelaskan, rata-rata konsumsi pertalite di setiap SPBU 3.000 liter hingga 3.500 liter. Namun, untuk SPBU Adisutjipto, konsumsinya mencapai 4.000 liter hingga 4.500 liter.

“Sementara, untuk wilayah Jateng dan DIY, sudah ada 110 SPBU yang menjual pertalite, 15 SPBU di antaranya di DIY,” ujar dia.

Freddy menjamin, pasokan pertalite ke SPBU tetap lancar yang tidak mengalami kendala. Saat ini, pertalite masih berasal dari Boyolali. Diharapkan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Rewulu akan segera siap sehingga pasokan ke SPBU lebih lancar.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) DIY Siswanto mengatakan, sebagai operator di lapangan, Hiswana mendukung program dari Pertamina, termasuk penjualan BBM jenis baru, pertalite.

Adanya pertalite menambah pilihan bahan bakar. Pertalite diharapkan mampu mengurangi konsumsi premium yang merupakan bahan bakar bersubsidi.

“Ada 95 SPBU di DIY. Sekitar 80 SPBU yang sudah siap untuk menjual pertalite,” ujar dia, Senin (28/9/2015)

Siswanto mengungkapkan, untuk bisa berjualan pertalite, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan. Misalnya, menyiapkan tangki, dispenser, serta pipa. Setiap bulan, ditargetkan ada penambahan SPBU yang menjual pertalite.

“Strategi pemasaran yang menarik juga harus dilakukan untuk menarik pelanggan.  Misalnya memberikan promo,” ujar dia.

Presiden Direktur DCN 23 Doddy Cahyo Nugroho mengatakan, untuk menarik pembeli, ada promo yang diberikan untuk pembelian pertalite di SPBU Adisutjipto Jogja.

Pihaknya menggandeng Dunkin’ Donuts. Setiap pembelian pertalite senilai Rp20.000 atau kelipatannya untuk sepeda motor, akan mendapatkan satu buah Dunkin’ Donuts.

Sementara, untuk mobil, setiap pembelian pertalite senilai Rp50.000 atau kelipatannya, akan mendapatkan satu buah Dunkin’ Donuts. “Promonya mulai 28 September sampai 29 September. Selama persediaan masih ada,” ujar dia, Senin (28/9/2015).

Doddy menjelaskan, dari hasil evaluasi seminggu berjualan pertalite, pertumbuhan konsumen meningkat 5% sampai 7%. Namun, pada tiga hari terakhir mengalami kenaikan 10% hingga 12% karena long week end.

“Pertumbuhannya sudah mengejar pertamax. Kami menargetkan bisa mencapai 20% pertumbuhannya,” ujar dia.

Ia menyediakan tangki dengan kapasitas 20.000 liter untuk pertalite. Ada tujuh pompa yang dimiliki SPBU Adisutjipto 44.552.04. Dua pompa untuk solar. Lima pompa lainnya bisa digunakan untuk premium, pertalite, dan pertamax.

Namun, sampai saat ini, baru empat pompa yang menyediakan pertalite. Setiap pompa terdiri dari enam selang, tiga di bagian kanan dan tiga lainnya di bagian kiri. "Pasokan lancar. Minimal dua hari sekali sebanyak 8.000 liter sekali pasok," ujar dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis