KECELAKAAN KULONPROGO : Petugas BTL Tewas Tersengat Listrik

Rima Sekarani
Rima Sekarani Sabtu, 03 Oktober 2015 10:20 WIB
KECELAKAAN KULONPROGO : Petugas BTL Tewas Tersengat Listrik

Kecelakaan Kulonprogo dialami seorang petugas BTL.

Harianjogja.com, KULONPROGO-Seorang pegawai Bantuan Tenaga Listrik (BTL) bernama Kemino tewas akibat sengatan listrik saat memasang instalasi listrik baru di rumah milik Cipto Karso, warga Dusun Karangtengah Kidul, Desa Margosari, Kecamatan Pengasih, Kulonprogo, Jumat (2/10). Korban yang berusia 41 itu meninggal dalam kondisi tersangkut di puncak genting, dekat tiang sambungan listrik.

Informasi yang dihimpun Harian Jogja, korban diketahui merupakan warga Dusun Karangtengah Lor, Desa Pengasih. Sejak pagi, dia sibuk memasang instalasi listrik baru untuk rumah tetangga satu desanya, Cipto. Saat itu, korban diduga menyentuh kabel yang mengelupas dan langsung tersengat listrik hingga meninggal. “Warga keluar rumah setelah Mbah Cipto keluar dan berteriak,” ungkap Pipin Adnan, salah satu warga setempat.

Pipin memaparkan, ketika warga berdatangan, korban sudah tampak tersangkut di puncak atap. Sejumlah warga sempat langsung berusaha naik untuk menurunkan tubuh korban tapi dilarang warga lainnya karena justru dicemaskan ikut tersengat listrik. Evakuasi baru dilakukan setelah petugas PLN datang dan memutus aliran listrik. Usai evakuasi, jenazah korban segera dibawa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Suprat, Kepala Dusun Karangtengah Lor yang ikut mengantarkan jenazah korban ke RSUD Wates mengatakan, Kemino sudah lama menjadi petugas BTL. “Ketika saya datang, korban masih di atas,” ucap Suprat.

Sementara itu, Kanit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) 2 Polres Kulonprogo, Aiptu Landung Sumardi mengatakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, ditemukan luka lecet pada jari-jari di kedua tangan korban yang diperkirakan akibat sengatan listrik. “Ada memar juga di leher korban,” ujar Landung.

Landung lalu mengungkapkan, dilihat dari hasil pemeriksaan medis yang tidak ditemukan unsur penganiayaan dan keterangan sejumlah saki di tempat kejadian, kematian korban dinyatakan sebagai kecelakaan. “Diduga karena memegang kabel yang lecet sehingga tersengat aliran listrik,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis