PEMDA DIY : 8 PNS Dishubkominfo DIY Ini Siap Tangani Hacker

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Kamis, 15 Oktober 2015 18:20 WIB
PEMDA DIY : 8 PNS Dishubkominfo DIY Ini Siap Tangani Hacker

Ilustrasi hacking (google.img)

Pemda DIY kini memiliki tim yang bekerja untuk mengamankan jaringan internal.

Harianjogja.com, JOGJA-Tim keamanan jaringan komputer bentukan Pemda DIY atau Jogja Provincial Goverment Computer Security Incident Response Team (Jogja PGCSIRT) launching pada Senin (12/10/2015) lalu. Namun, tim yang intens berpatroli cyber selama 24 jam ini bekerja tanpa dana.

Padahal kerja dari tim ini lumayan berat, yang dihadapi adalah hacker-hacker yang bukan saja dari dalam lokal melainkan hacker internasional. Tim yang dikepalai Sugeng Wahyudi ini hanya beranggotakan delapan orang. Kedelapan orang ini merupakan pegawai negeri di Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) DIY.

"Tim bekerja ikhlas, enggak ada dana untuk tim PG CSIRT," kata Sugeng Wahyudi, Rabu (14/10/2015).

Sugeng mengatakan PG CSIRT dibentuk sebagai respon atas kemungkinan serangan hacker ke servei milik satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di DIY, mengingat layanan masyarakat saat ini sudah berbasis online.

Tahun ini sudah ada tiga kasus gangguan hacker, yakni ke website di plaza informasi dan Komisi Informasi Provinsi (KIP) DIY. Ketiga website tidak bisa dibuka setelah muncul sebuah aplikasi, yang belakangan diketahui adalah ulah hacker. Sugeng mengatakan pihaknya langsung melakukan pelacakan namun hacker sulit diidentifikasi karena menggunakan anonim.

"Tapi webnya sudah pulih," katanya.

Sugeng mengaku timnya belum mampu melacak hacker-hacker yang mengganggu server Pemda DIY karena keterbatasan dana dan sumber daya. Tim PGCSIRT saat ini pun masih fokus pada pengamanan ke internal.
"Belum sampai pelacakan," ujar dia.

Untuk pelacakan hacker pihaknya akan koordinasi dengan CSIRT yang ada di kementrian komunikasi, mengingat program PGCSIRT juga merupakan bagian dari program pemerintah pusat.

Ia berharap timnya kedepan bisa didanai agar tim bisa maksimal dalam bekerja. "Informasinya tahun depan mulai dianggarkan dari APBD," ucap Sugeng.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online