BPS Jelaskan Arti Desil 1-10 dalam DTSEN, Ini Kriterianya
BPS menjelaskan arti desil 1-10 dalam DTSEN, indikator yang digunakan, serta alasan desil bukan penentu tunggal penerima bansos.
HarianJogja/Gigih M. Hanafi Puluhan kendaraan roda dua diparkir di pembatas jalan Malioboro, Jogja, Kamis (23/7). Tidak tersedianya lahan parkir yang memadai serta lemahnya pengawasan dari instansi terkait menyebabkan trotoar dijadikan lahan parkir.
Penataan Malioboro kini menyasar kawasan untuk pejalan kaki.
Harianjogja.com, JOGJA-Penataan kawasan Malioboro sebagai kawasan semi pedestrian dilakukan pada 2016 dengan biaya Rp21 miliar. Anggarandari dana keistimewaan (danais) ini akan dipergunakan untuk menata areal pedestrian di sisi timur Malioboro terlebih dulu.
Kepala Seksi Pembangunan Sarana dan Prasarana Cipta Karya DPUP ESDM DIY Arief Azazie Zain mengungkapkan penataan sengaja dimulai dari sisi timur karena melihat dari kesiapan fasilitas pendukung. Dijelaskannya, penataan Malioboro sengaja dilakukan setelah kantong parkir Abu Bakar Ali rampung akhir tahun ini, mengingat sisi timur kerap digunakan sebagai tempat parkir kendaraan bermotor. Sementara, penataan di sisi barat belum dibahas karena di areal tersebut relatif padat, yakni terdapat jalur lambat, parkir andong, becak, dan juga pedagang kaki lima (PKL).
"Kalau yang sisi timur, PKL tidak sebanyak di barat dan untuk sosialisasinya dilakukan oleh Pemkot Jogja sama dengan saat penataan Alun-Alun Utara (Altar)," ujarnya saat dihubungi Harianjogja.com, Jumat (30/10/2015).
Arief mengatakan, penataan dimulai dari kawasan pedestrian dari Hotel Inna Garuda sampai Pasar Beringharjo sepanjang dua kilometer, meliputi pembuatan kawasan pejalan kaki yang ramah bagi penyandang disabilitas serta kondusif untuk masyarakat umum. Artinya, sepanjang jalan akan ditata dengan kursi-kursi serta lanskap vegetasi yang menjadikan areal tersebut rindang. Vegetasi yang dipilih, kata Arief, berupa pohon gayam dan asam berdasarkan hasil konsultasi. Rencananya, gayam ditanam per 100 meter dan asam ditanam per delapan atau sembilan meter. Di tiap pohon asam akan diberi ornamen aksara Jawa. Sementara di seberangnya atau sisi barat diberi ruang bagi seniman yang hendak memajang karyanya.
Ia menargetkan penataan kawasan Malioboro dapat dilihat hasilnya paling lambat 2019.
"Kami menargetkan dalam lima tahun ada perubahan yang siginifikan," tuturnya. Dikatakannya, perhitungan lima tahun dimulai dari 2104 atau saat penentuan grand desain.
Menurutnya, penataan kawasan Malioboro tidak akan mengganggu arus lalu lintas karena hanya mengerjakan areal pejalan kaki dan bukan jalan utama.
Kawasan semi pedestrian, tuturnya, membuat Malioboro hanya bisa dilewati pejalan kaki, andong, becak, transportasi publik, kendaraan VIP yang menuju Gedung Agung, serta mobil pengangkut barang yang mendistribusikan dagangan ke toko-toko di sepanjag jalan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Jogja Aman Yuriadijaya mengaku enggan berkomentar soal penataan kawasan Malioboro sampai uji materi dengan Pemda DIY selesai. "Ada waktunya akan kami rilis kepada media strategi penataannya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS menjelaskan arti desil 1-10 dalam DTSEN, indikator yang digunakan, serta alasan desil bukan penentu tunggal penerima bansos.
NNSiDE by Meliá Yogyakarta resmi memulai pembangunan ballroom baru melalui prosesi Groundbreaking Ceremony yang digelar pada Kamis (27/8).
Vietnam menyiapkan visa preferensial bagi wisatawan asing yang banyak belanja dan tinggal lebih lama. Simak target pariwisata Vietnam hingga 2030.
Kamboja menutup lebih dari 700 kompleks penipuan online dan menangkap hampir 30.000 tersangka dalam operasi pemberantasan selama setahun terakhir.
Mario Aji menunjukkan peningkatan signifikan pada Practice Moto2 Aragon 2026 dengan finis di posisi ke-17 setelah sebelumnya berada di peringkat ke-27 pada FP1.
Kita harapkan Pemkot Yogyakarta dapat menyiapkan menu Mustika Rasa guna atasi stunting di Yogyakarta