Kebakaran Gunung Lawu Merembet ke Hutan Lindung Ngawi, 13 Hektare Terbakar
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Musim hujan, warga Jogja diminta waspada leptospirosis
Harianjogja.com, JOGJA-Memasuki musim penghujan, leptospirosis kembali mengancam warga Jogja. Terlebih, pada 2015, angka kasus penyakit yang disebabkan bakteri leptospira ini meningkat ketimbang tahun lalu.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Jogja mencatat sampai dengan Oktober 2015 terdapat 26 kasus yang memakan enam korban jiwa, sementara tahun lalu ada 23 kasus leptospirosis yang merenggut satu nyawa.
Kabid P2PL Dinkes Jogja Yudiria mengatakan memasuki musim penghujan leptospirosis mengancam warga yang tinggal di perkotaan, tak terkecuali mereka yang bermukim di bantaran sungai.
Tikus, kata dia, sebagai pembawa bakteri senang hidup di tempat yang lembab dan tidak berubah bentuk, sehingga masyarakat harus kerap membersihkan daerah tempat tinggalnya. Tidak hanya itu, saat membersihkan tempat tinggal dipastikan menggunakan pelindung seperti boots, sarung tangan, dan sejenisnya.
"Penyakit ini bisa tertular melalui luka di kulit, jadi saat membersihkan lingkungan pun harus melindungi diri sendiri," ujarnya kepada wartawan, Selasa (10/11/2015).
Menurutnya, pola hidup bersih san sehat dapat menangkal penularan lepstopirosis, salah satunya melalui kebiasaan mencuci tangan.
Kepala Dinkes Jogja Fita Yulia Kisworini menyebutkan, kebanyakan kasus terjadi di Gondomanan, Prawirodirjan, Patangpuluhan, dan Pakualaman. Ia juga menyarankan apabila ada warga yang mengalami demam tinggi setelah dilanda banjir, sebaiknya segera memeriksakan diri sebagai antisipasi awal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Bahlil Lahadalia menawarkan PLTA Mamberamo Papua kepada investor dengan potensi 23 GW. PLTA Sungai Kayan juga ditawarkan.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.