Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 160 Orang, Ini Kronologinya
Banjir bandang Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 160 orang dan menyebabkan ratusan orang hilang. Simak kronologi dan dugaan pemicunya.
Ilustrasi polisi (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Pilkada 2015 diamankan dengan menyiapkan tim khusus.
Harianjogja.com, SLEMAN - Polda DIY menerjunkan enam tim khusus untuk membantu satuan wilayah dalam mengamankan Pilkada. Tim ini mulai dikerahkan untuk patroli sejak Rabu (18/11/2015).
Kepala Biro Operasional Polda DIY Kombes Pol. Kushariyanto menjelaskan, tim ini dibentuk secara khusus untuk membantu pengamanan tiga wilayah DIY yang tengah berproses dalam Pilkada 2015. Tim berasal dari seluruh direktorat dan bidang seperti Direktorat Reserse, Narkoba, Satuan Brimob, Bidang Humas hingga Propam. Total pasukan berjumlah 240 personel dibagi dalam enam tim, tiap tim diisi 40 pasukan. Pelibatan seluruh satuan dalam setiap tim agar ketika ditemukan suatu potensi gangguan kamtibmas bisa ditangani secara cepat.
"Mereka akan melakukan patroli mulai hari ini hingga 22 Desember [2015], sepekan setelah pemilihan mungkin berhenti sebentar," terang di Mapolda, Rabu (18/11/2015).
Pria yang bertindak sebagai Kepala Perencanaan dan Pengendalian Operas (Ka Rendal Ops) ini menambahkan patroli akan dilakukan secara bergantian tiap tim. Pada Rabu (18/11/2015) kemarin, dua tim diterjunkan terdiri atas Tim 1 ke wilayah Sleman dan Tim 3 ke Gunungkidul. Teknis patroli dilakukan dengan koordinasi satuan wilayah. Sasaran pengamanan merupakan objek vital seperti Kantor KPU, Panwaslu, rumah Paslon dan lainnya. Untuk durasi penerjunan pasukan tidak dibatasi waktu dan menyesuaikan dengan kondisi daerah.
"Ini bukan sekedar patroli jalan saja tapi pasukan juga berhenti melakukan pengaman di titik rawan," tegasnya.
Kapolda DIY Brigjen Pol Erwin Triwanto menegaskan, tim itu dibentuk untuk memberikan rasa aman bagi warga dalam melaksanakan Pilkada. Setiap saat pasukan yang ditunjuk disiagakan selama 24 jam. Menurutnya, dari tiga kabupaten yang melaksanakan Pilkada, Sleman menjadi paling rawan.
"Melalui tim ini kami harapkan bisa menanganii ketika terjadi persinggungan antar massa pendukung," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Banjir bandang Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 160 orang dan menyebabkan ratusan orang hilang. Simak kronologi dan dugaan pemicunya.
24 lurah petahana dan 4 pamong maju Pilur Bantul 2026. Simak aturan cuti, pengunduran diri, serta jadwal tahapan pemilihan lurah.
Polda Metro Jaya mengungkap kronologi Bambang Setiyawan meninggal saat kericuhan Pejompongan. Keluarga menolak otopsi.
Collective Emergency Response Team (ERT) kawasan Malioboro merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui kegiatan The 2026 Amazing Safety Race.
Donald Trump mengumumkan kesepakatan dengan Venezuela terkait pengembangan 65 miliar barel cadangan minyak dan investasi lebih dari US$100 miliar.
Buku Mustika Rasa kembali diperkenalkan kepada masyarakat melalui Festival Mustika Rasa 2026 di Alun-Alun Selatan Yogyakarta.