UJIAN KOMPETENSI GURU : Mati Listrik, UKG Terhenti

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Minggu, 22 November 2015 12:20 WIB
UJIAN KOMPETENSI GURU : Mati Listrik, UKG Terhenti

JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha Guru SMK mengikuti ujian kompetensi guru (UKG) di SMK 2 Solo, Selasa (2/10). UKG diselenggarakan hingga tanggal 8 Oktober yang diikuti 2.091 guru dari tingkat SMK, SMK, SMP, SD, TK dan SLB.

Ujian kompetensi guru di Sleman sempat diwarnai listrik padam

Harianjogja.com, SLEMAN - Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) di SMPN 1 Kalasan terpaksa terhenti larena listrik padam. Hal ini mulai terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (20/11/2015), atau tepatnya satu jam setelah guru mulai mengerjakan soal.

Kepala Sekolah, Muji Rahayu, lantas menginformasikan hal ini kepada pihak PLN. Ia meminta PLN untuk segera menyalakan kembali sambungan listrik. "Saya hubungi PLN minta segera diperbaiki," kata Muji saat di hubungi Harian Jogja.

Listrik padam ketiga UKG berjalan pada gelombang ketiga. Dua gelombang sebelumnya lancar dan guru dapat mengerjakan soal hingga selesai. Kondisi cuaca saat listrik padam memang mendung dan angin kencang namun belum sempat hujan.

Beberapa saat kemudian sekitar pukul 14.00 WIB, komputer pun mati. Sebanyak 17 guru yang mengikuti UKG terpaksa menunggu hingga listrik nyala agar komputer mampu dioperasikan lagi.

"Bertahun-tahun diminta jadi tempat UKG juga baru kali ini mati lampu [listrik]. Ini kan gawe nasional. Harusnya pihak penyelenggara seperti LPMP atau P4TK yang tanggung jawab menghubungi PLN minta jangan dimatikan selama UKG. Bukan saya wong saya hanya ditunjuk untuk dipinjam tempatnya," keluhnya.

Muji mengaku sekolahnya belum memiliki generator set (genset). Akibatnya ketika listrik mati, komputer harus tetap menunggu listrik dari PLN dinyalakan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online