Ratusan Wisatawan Hilang Akibat Banjir Tibet-Nepal, Ini Daftarnya
Lebih dari 400 WNA masuk daftar 579 wisatawan hilang akibat banjir bandang Nepal. India, AS, Australia hingga Jepang terdampak.
Arisan online menelan korban.
Harianjogja.com, SLEMAN-Polda DIY menerima laporan tindak penipuan bermodus arisan online. Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial ERV yang tinggal di Perum Griya Perwita Wisata, Sariharjo, Ngaglik, Sleman menjadi pihak yang diduga melarikan uang arisan online hingga ratusan juta.
Salah satu korban adalah Desi, 32, warga Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur menceritakan, terlapor ERV bergabung menjadi anggota arisan online yang dikelolanya sejak Agustus 2015. Mengelola arisan online itu sendiri telah digelutinya sejak Juni 2015. Sayangnya ia tak pernah jumpa darat dan hanya mengenal lewat situs jejaring sosial facebook serta mendapat referensi dari teman terkait latar belakang terlapor. Sistem arisan yang dikelolanya terdapat 48 kelompok dengan jumlah anggota 280 orang. Sehingga setiap hari ada anggota yang keluar sebagai pemenang dengan nominal antara Rp4 Juta hingga Rp30 juta.
"Dua pekan sekali keluar untuk satu kloter [kelompok]. Dari 28 kloter [kelompok] itu dia ikut semua, jadi hampir tiap hari dapat karena selalu memilih nomor di urutan pertama," imbuhnya, Selasa (24/11/2015)
Selama hampir empat bulan arisan berlangsung, terlapor selalu lancar dalam melakukan transfer. Bahkan selalu lebih awal sehingga ia tak menaruh curiga. Tetapi disaat terlapor sudah mendapatkan arisan total 48 kelompok yang diikuti dengan nilai ratusan juta rupiah justru ia kabur dengan cara menutup akun facebooknya pada 16 Nopember 2015. Padahal masih ada ratusan anggota lainnya yang belum mendapatkan uang arisan. Terlapor menggunakan modus membayar uang arisan tepat waktu tapi meminta sebagai pemenang pertama dari tiap kelompok.
Desi menambahkan setelah ditotal dari seluruh kelompok yang belum memenangkan arisan, seharusnya terlapor masih harus menyetor secara berkala total Rp186 Juta. Sebagai pengelola arisan itu, kini ia juga dicari anggota lain yang belum mendapatkan arisan.
"Sebenarnya korban tidak hanya saya, informasi dari teman ada korban dari Bali, Jakarta dan lain-lain. Dia ini ikut di banyak owner arisan online," kata dia.
Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiatuti menyatakan pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa saksi dan korban. "Yang paling penting, kami mengimbau agar berhati-hati mengikuti atau menerima keanggotaan arisan online," tegas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 400 WNA masuk daftar 579 wisatawan hilang akibat banjir bandang Nepal. India, AS, Australia hingga Jepang terdampak.
Klasemen MotoGP 2026 berubah setelah Marc Marquez menang Sprint Aragon. Marc naik ke posisi ketiga dengan 212 poin, hanya empat angka dari Bezzecchi.
Barcelona membatalkan seremoni penghormatan delapan pemain juara Piala Dunia 2026 di Camp Nou. Keputusan diambil di tengah ketegangan politik di Catalonia
PSIM Jogja menang 2-0 atas Deltras Sidoarjo, tetapi Jean-Paul Van Gastel mengkritik penurunan tempo permainan dan menyebut babak kedua membosankan.
Simak 3 cara menyembunyikan file di HP Android, mulai dari Folder Aman Files by Google, folder bertanda titik, hingga Folder Terkunci Google Photos.
Liverpool ditahan Nottingham Forest 2-2 di Anfield dalam lanjutan Premier League 2026/2027. Victor Munoz mencetak gol penyama pada menit ke-82.