PENGGUNAAN DANAIS : Alokasi untuk Kebudayaan 2016 Berkurang

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Minggu, 29 November 2015 10:20 WIB
PENGGUNAAN DANAIS : Alokasi untuk Kebudayaan 2016 Berkurang

Man and Euro coins --- Image by Guntmar Fritz/zefa/Corbis 1 Adults Blazer Budgeting Business and commerce Businessmen Businesspeople Close-up view Clothing Coin Costume, clothing, and fashion Cropped European currency European Union European Union currency Euros Finance Fingers Hands International organization Investing Jacket Males Men Money Occupations and work Outerwear People Personal finance Pile Prosperity Saving money Stack Stacking Wealth Whites

Penggunaan danais tahun depan akan fokus pembangunan fisik.

Harianjogja.com, JOGJA-Alokasi dana keistimewaan (Danais) untuk urusan kebudayaan tahun depan berkurang drastis. Mayoritas dana fokus pada tata ruang dan penyelesaian JJLS.

Kepala Bidang Anggaran Belanja, Dinas Pendapata, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY Aris Eko Nugroho mengatakan danais untuk kebudayaan pada 2016 hanya 32% dari total alokasi danais Rp547 miliar, atau hanya sekitar Rp172 miliar.

Menurut Aris, danais tahun depan lebih besar dialokasikan untuk urusan tata ruang DIY dan penyelesaian jalur jalan lintas selatan (JJLS).

"Karena pergeseran prioritas untuk mengembalikan JJLS dan performance tata ruang," kata Aris melalui pesan selular kepada Harianjogja.com, Sabtu (28/11/2015).

Tahun-tahun sebelumnya, urusan kebudayaan selalu mendapat alokasi danais terbesar dari empat urusan keistimewaan, tata ruang, kelembagaan dan pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

Tahun ini urusan kebudayaan mendapat porsi Rp320 miliar dari total danais Rp547 miliar. Pada 2014 urusan kebudayaan digelontor Rp320 miliar dari total alokasi danais Rp532 miliar. Sementara pada 2013 urusan kebudayaan mendapat Rp69 miliar dari total Rp115 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online