Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
PDAM Sleman untuk aliran air di sejumlah titik mati.
Harianjogja.com, SLEMAN-Matinya aliran air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sleman dikeluhkan sejumlah warga Sleman. Meski air tak mengalir, besaran tagihan air tetap sama bahkan ada tagihan yang justru naik.
Direktur PDAM Sleman, Dwi Nurwata, mengatakan terganggunya aliran PDAM disebabkan pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berukuran 75 milimeter rusak. Saat ini pipa tersebut sudah diperbaiki. Lokasi perbaikan tersebar di beberapa titik, seperti Unit Bimomartani, Ngemplak dan Ngaglik.
"Konsekuensi kami kalau akhir tahun banyak pipa yang rusak. Ada SKPD-SKPD yang kebut kerja akhir tahun jadi ada pipa kami yang kena backhoe," kata Dwi pada Harianjogja.com, Senin (30/11/2015)
Pipa tersebut ikut terkeruk alat berat yang sedang melakukan penggalian untuk pengerjaan saluran drainase.
Pada dasarnya, kata Dwi, pencatatan tagihan berdasarkan angka meter air. PDAM akan menagih sesuai meteran yang tertera.
"Ketika ada yang tidak normal, kami membuka kesempatan untuk dilakukan koreksi," kata dia.
Ia menyarankan, agar rekening air tidak membengkak saat jaringannya terganggu, meteran sebaiknya dimatikan. Udara yang lewat di dalam pipa bisa terhitung dalam meteran sehingga meteran terus berputar layaknya air yang mengalir.
"Memang sebagian kecil bisa dari angin sehingga kami sarankan kalau air tidak digunakan, meteran jangan dibuka atau dimatikan saja," kata dia.
Ia mengungkapkan saat ini penghitungan penggunaan air masih menggunakan sistem manual. Rencananya, kata Dwi, PDAM Sleman akan menerapkan sistem meteran prabayar. Seperti halnya listrik, meteran bekerja menggunakan pulsa.
"Dia [meteran prabayar] sensitif air. Kalau ada pulsa dan airnya mengalir, akan masuk meteran. Sebaliknya, kalau pulsanya habis, dengan sendirinya akan nutup [aliran] atau njeglek sendiri seperti listrik," kata Dwi.
PDAM Sleman berencana merealisasikan meteran prabayar pada tahun 2016. Hal ini semata bertujuan memberikan pelayanan yang baik untuk pelanggan mengingat dari tahun ke tahun terdapat peningkatan pengguna PDAM sebanyak 2.000 pelanggan. Jumlah pelanggan hingga per Oktober 2015 tercatat sebanyak 28.000 pelanggan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.