BANDARA KULONPROGO : Laguna Glagah Siap Ditata Sambut Airport City

Selasa, 08 Desember 2015 06:20 WIB
BANDARA KULONPROGO : Laguna Glagah Siap Ditata Sambut Airport City

Laguna Pantai Glagah menjadi kawasan wisata favorit yang paling banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Kawasan ini siap ditata untuk mengimbangi dibangunnya Airport City, Senin (7/12/2015). (Holy Kartika N.S./JIBI/Harian Jogja)

Bandara Kulonprogo disekitar kawasan akan dilakukan penataan objek wisata.

Harianjogja.com, KULONPROGO - Konsep airport city akan menjadikan Kulonprogo di sisi pesisir bagian barat sebagai sebuah kawasan berkembang. Konsep penataan kawasan wisata Pantai Glagah juga mulai dirintis dan disiapkan untuk mengimbangi pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Kasi Objek dan Sarana Prasarana Pariwisata Dinbudparpora Kulonprogo Kuat Tri Utomo mengungkapkan, penataan untuk kawasan wisata dilakukan bertahap. Pada anggaran 2016, penataan kawasan wisata akan dimulai dari Laguna Pantai Glagah.

"Tahun 2011 detail engineering design (DED) Pantai Glagah sudah disusun, termasuk dalam DED pembangunan bandara. Bagaimanapun juga penataannya menyesuaikan pembangunan bandara," ujar Kuat kepada Harianjogja.com, Senin (7/12/2015).

Kuat mengatakan, konsep penataan difokuskan pada kawasan laguna. Kawasan laguna pantai ini merupakan daya tarik utama dari objek wisata unggulan Kulonprogo itu. Diakui Kuat, tidak semua kawasan wisata Pantai Glagah nantinya akan dikembangkan sebagai bagian dari infrastruktur bandara. Namun, dengan mulai ditatanya kawasan wisata itu, nantinya dapat memberikan dampak yang positif bagi Kulonprogo.

"Tahun depan dimulai [penataan laguna], tapi baru beberapa bagian. Salah satu yang diutamakan adalah tambatan perahu wisata atau dermaga laguna," ungkap Kuat.

Kuat menandaskan, dermaga perahu wisata selama ini dinilai sangat dibutuhkan para pelaku wisata, terutama pengelola perahu wisata Laguna Pantai Glagah. Tambatan perahu yang selama ini dipakai masih sangat sederhana dan kurang begitu nyaman bagi pengunjung.

Lebih lanjut Kuat mengungkapkan, tahun depan dianggarkan Rp90 juta untuk membangun tambatan perahu wisata. Diharapkan, penataan tersebut dapat menjadikan kawasan itu lebih layak bagi pengunjung yang jumlahnya kian meningkat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online