WISATA KULONPROGO : Harapkan Limpahan Wisata Borobudur, Ini Langkah yang Dilakukan

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Rabu, 09 Desember 2015 03:55 WIB
WISATA KULONPROGO : Harapkan Limpahan Wisata Borobudur, Ini Langkah yang Dilakukan

Meski diselimuti kabut, beberapa pengunjung tampak menikmati pemandangan dari salah satu pendapa di Puncak Suroloyo. Foto diambil pekan lalu. (JIBI/Harian JOgja/Holy Kartika N.S.)

Wisata Kulonprogo diperkaya dengan menarik perhatian wisatawan Borobudur.

Harianjogja.com, KULONPROGO- Pemerintah Kabupaten Kulonprogo membangun objek wisata Puncak Suroloyo supaya mendapat efek dari kunjungan wisata dari Candi Borobudur, Magelang.

"Sampai saat ini, kunjungan wisatawan di Candi Borobudur belum memberikan dampak terhadap wisata di Kulonprogo, khususnya Puncak Suroloyo. Untuk itu, kami memiliki mimpi membangun Suroloyo supaya terkena dampak kunjungan wisata dari Borobudur," kata Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo di Kulon Progo, Selasa.

Ia juga mengakui upaya penarikan wisatawan dari Borobudur belum optimal. Objek wisata Kulonprogo masih dipandang sebelah mata oleh wisatawan.

"Ketika objek wisata Kulonprogo dimasukkan dalam paket wisata belum laku atau tidak memiliki nilai jual," kata Sutedjo.

Dia mengatakan isu pengembangan pariwisata di Kulonprogo yang juga menjadi perhatian pemkab yakni Kulon Progo belum memiliki hotel berbintang yang dapat memperpanjang lama kunjungan wisata. Meski demikian, pelaku wisata sudah menyediakan homestay, seperti di kawasan kebun teh Nglinggo.

"Keterbatasan sarana pendukung pariwisata, khususnya sarana akomodasi yang berperan dalam meningkatkan lama tinggal dan pembelanjaan. Persoalan lain yakni sumber daya manusia pelaku wisata," katanya.

Namun demikian, lanjut Sutedjo, Kabupaten Kulonprogo diuntungkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Ripparnas. Kulonprogo masuk dalam destinasi pariwisata nasional Borobudur-Yogyakarta.

Selain itu, Kulonprogo menjadi kawasan strategi pariwisata nasional pantai selatan.

"Hal ini penjadi peluang untuk menarik jumlah kunjungan wisata," katanya.

Kasi Objek dan Sarana - Prasarana Disbudparpora Kulonprogo, Kuat Tri Utama mengatakan pihaknya melakukan promosi potensi wisata melalui berbagai promosi.

Ia mengatakan Disbudparpora melalukan promosi melalui travel dialog ke Jateng dan Jabar. "Saat ini, travel dialog masih menjadi andalah untuk promosi wisata," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis