Toko Berjejaring Terus Berkembang, Ritel Lokal Ini Perluas Pasar
Bisnis ritel berjejaring di DIY terus berkembang, bahkan jaringan lokal pun semakin memperkuat dan memperluas pasarnya.
Gubernur DIY saat menandatangai prasasti penetepan Kawasan Terpadu Industri dan Pariwisata Piyungan di Taman Budaya Desa Srimulyo, Selasa (8/12/2015) siang. (Arief Junianto/Harian Jogja/JIBI)
Kawasan industri Piyungan sudah resmi ditetapkan.
Harianjogja.com, BANTUL-Desa Srimulyo dan Sitimulyo akhirnya secara resmi ditetapkan sebagai Kawasan Terpadu Industri dan Pariwisata Piyungan. Penetapan itu dilakukan sendiri oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Gubernur DIY mengungkapkan, kawasan tersebut ditargetkan harus sudah beroperasi pada pertengahan 2017 mendatang. Oleh karena itulah, ia berharap agar semua pihak segera mempersiapkan diri.
Selain pihak pemerintah kabupaten (Pemkab) Bantul yang diharapkannya segera mempersiapkan lahan, ia juga berharap kepada pihak Kecamatan Piyungan untuk segera melakukan pendataan warga Piyungan yang membutuhkan pekerjaan.
“Intinya, saya harapkan kepada pihak pengelola untuk memprioritaskan warga Piyungan dulu sebagai tenaga kerja,” tegasnya
Kendati sudah ditetapkan, bukan berarti rencana pembangunan kawasan itu bisa berjalan dengan mulus. Salah satu kendala terbesar saat ini adalah terkait pembebasan lahan.
Paska ditetapkannya Desa Srimulyo dan Sitimulyo sebagai Kawasan Terpadu Industri dan Pariwisata Piyungan, pihak Yogyakarta Isti Parama (YIP) selaku pengelola kawasan pun segera memasang target. Setidaknya, tahun 2016, mereka sudah harus melakukan ground breaking di kawasan seluas total 330 hektar tersebut.
Seperti diakui Direktur YIP Eddy Margo Ghozali, pihaknya kini sudah harus segera menerapkan schedule progress pembangunan kawasan industri terbesar di DIY itu. Salah satu target yang terdekat, diakuinya memang adalah ground breaking sebagai penanda dibangunnya kawasan tersebut.
Tapi saat ditanya menganai kepastian kapan pihaknya akan melakukan ground breaking, ia tak bisa banyak berkomentar. Pasalnya, hingga kini pihaknya masih menunggu kepastian dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Bantul terkait penyiapan lahannya.
“Sesuai kesepakatan, pihak Pemkab Bantul kan menyatakan sanggup menyediakan lahan setidaknya 100 hektar,” ucapnya saat ditemui usai acara penetapan Kawasan Terpadu Industri dan Pariwisata Piyungan, Selasa (8/12/2015) siang di Taman Budaya Desa Srimulyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perodua QV-E disebut berpeluang menjadi basis mobil listrik Daihatsu. Jika terwujud, Indonesia bisa menjadi salah satu pasar utama kendaraan listrik hasil kolab
Pelajari 7 cara menghapus jejak digital di internet, mulai dari membersihkan riwayat pencarian hingga membatasi pelacakan aplikasi demi menjaga privasi dan keam
31 Agustus diperingati sebagai hari apa saja? Simak daftar peringatan 31 Agustus, mulai dari Hari Kemerdekaan Malaysia hingga Hari Kesadaran Overdosis.
BMW Group mencetak sejarah dengan penjualan mobil listrik murni mencapai 2 juta unit global. BMW iX3 menjadi motor utama pertumbuhan kendaraan listrik terbaru.
Instagram membagikan enam tips membuat caption yang efektif agar unggahan lebih mudah ditemukan, meningkatkan interaksi, dan menjangkau lebih banyak audiens.