PILKADA BANTUL : Suharsono Menang, Ini Pernyataan Sikapnya

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Kamis, 10 Desember 2015 13:55 WIB
PILKADA BANTUL : Suharsono Menang, Ini Pernyataan Sikapnya

Calon Bupati Suharsono dan calon wakil bupati Abdul Halim Muslih berfoto seusai mendaftar sebagai peserta Pilkada da kantorr KPU Bantul, Selasa (28/7/2015). (Harian Jogja/Bhekti Suryani)

Pilkada Bantul dimenangkan oleh Suharsono-Halim

Harianjogja.com, BANTUL- Pasangan calon (paslon) Bupati Bantul nomor urut satu Suharsono-Abdul Halim Muslih mengklaim menang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) versi perhitungan suara yang dilakukan timnya.  (Baca juga : http://solopos.com/2015/12/09/pilkada-bantul-berikut-hasil-perolehan-sementara-hingga-rabu-malam-669313" target="_blank">PILKADA BANTUL : Berikut Hasil Perolehan Sementara Hingga Rabu Malam)

Suharsono-Halim mengalahkan paslon nomor urut dua Sri Surya Widati-Misbakhul Munir pada Pilkada serentak yang digelar Rabu (9/12/2015).

Perhitungan suara yang dilakukan di Posko pemenangan Suharsono di Dusun Demangan, Bangunharjo, Sewon, Bantul itu mencatat, paslon nomor satu  memperoleh suara sebesar 257.576 suara atau sebanyak 53%.

Sedangkan pesaingnya Sri Surya Widati hanya memperoleh 228.186 suara atau sebesar 47%. Perolehan suara Suharsono-Abdul Halim Muslih unggul hampir di seluruh kecamatan di Bantul, mengalahkan calon bupati petahana Sri Surya Widati. Terkecuali di Kecamatan Piyungan, Sedayu dan Pundong.

Ketua Tim Pemenangan Suharsono-Halim, Arief Iskandar mengatakan, timnya langsung melakukan penghitungan suara dari tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) melalui saksi atau relawan yang disebar di TPS.

Penghitungan suara dari seluruh TPS berlangsung sejak Rabu siang Pukul 13.00 WIB hingga malam. "Hari ini juga [Rabu, 9 Desember] hasilnya sudah diketahui," kata Arief.

Suharsono mengklaim yakin dirinya mampu mengalahkan petahana. Ia juga memantau hasil hitung cepat yang disiarkan sejumlah stasiun televisi yang memuat kemenangan dirinya. "Saya ucapkan terimakasih kepada warga Bantul," ujar Suharsono.

Purnawirawan Polri itu juga menyatakan segera merangkul seluruh warga Bantul yang selama ini tidak memilihnya. "Mereka itu bukan musuh saya tapi saudara saya. Mereka itu warga Bantul, ayo kita bekerja sama-sama," jelasnya lagi.

Ia juga meminta kepada publik untuk selalu mengawasi kinerjanya saat memimpin Bantul lima tahun mendatang. "Tolong saya diawasi, kalau saya salah tolong ditegur," ungkap bapak dua anak itu.

Kemenangan tersebut menurutnya karena kerja keras dirinya bersama seluruh relawan selama ini. Ia mengklaim menggunakan strategi perang dengan memahami karakter lawan. Pada pertengahan tahun ia belum menunjukkan geliatnya ke publik. "Saya mencari saat yang tepat," lanjutnya.

Memasuki November ia mulai menggenjot aktivitas pemenangan dengan berbagai kegiatan. Saat itu ia yakin, bakal memenangi Pilkada 9 Desember. "Pada hari tenang saya tidak melakukan apa pun, saya lihat pesaing saya masih mencoba mengejar, saya tahu dia sudah berat," tegas Suharsono.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis