PILKADA SERENTAK DIY : Partisipasi Pemilih Tak Sesuai Target, Apa Penyebabnya?

Jum'at, 11 Desember 2015 12:20 WIB
PILKADA SERENTAK DIY : Partisipasi Pemilih Tak Sesuai Target, Apa Penyebabnya?

Suasana TPS 1, Kelurahan Margomulyo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jatim yang menyuguhkan konsep unik pada pemungutan suara Pilkada 2015, Rabu (9/12/2015). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Madiunpos.com)

Pilkada serentak DIY tak mencapai target partisipasi pemilih

Harianjogja.com, JOGJA-Tingkat partisipasi pemungutan suara dalam pemilihan kepala daerah (pilkada serentak) Bantul, Sleman, dan Gunungkidul di bawah target nasional membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY merasa terpukul.

"Kami akan lakukan evaluasi mengapa target belum tercapai," ujar Hamdan Kurniawan, Ketua KPU DIY, Kamis (10/12/2015).

Target nasional partisipan pilkada serentak 77,5%, sedangkan pantauan sementara di tiga kabupaten DIY hanya berkisar 70%. Data yang diperoleh sampai saat ini, tingkat partisipasi di Bantul 76,7% dan Sleman berkisar 74%.

Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang tercatat dalam pilkada di tiga kabupaten tersebut mencapai 2,084 juta orang yang terbagi di 5.597 tempat pemungutan suara (TPS).

Hamdan menguraikan, ada tiga kemungkinan penyebab rendahnya angka partisipasi, yakni, kurangnya sosialisasi, kesalahan pendataan daftar pemilih tetap (DPT), atau kesengajaan pemilih untuk tidak mencoblos.

"Ini jadi bahan evaluasi serius," ucapnya.

Diungkapkannya, penetapan jumlah suara dan pasangan calon terpilih akan dilakukan pada 16 sampai 18 Desember dan sampai saat ini rekapitulasi penghitungan suara masih berlangsung.

Komisioner KPU DIY Farid Bambang Siswantoro mengatakan KPU menyiapkan aplikasi situng yang memungkinkan melakukan scan C1 dan diunggah ke website KPU. "Sampai saat ini rata-rata rekapitulasi di tiga kabupaten berkisar 40 persen," ujarnya. Website tersebut dapat diakses masyarakat umum dengan mengetik pilkada2015.kpu.go.id.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online