PILKADA BANTUL : Kisah Mantan Ketua KPU Jadi Ketua Tim Sukses, Antarkan Cabup Suharsono Jadi Pemenang

Arief Junianto
Arief Junianto Jum'at, 11 Desember 2015 12:55 WIB
PILKADA BANTUL : Kisah Mantan Ketua KPU Jadi Ketua Tim Sukses, Antarkan Cabup Suharsono Jadi Pemenang

Calon Bupati Suharsono dan calon wakil bupati Abdul Halim Muslih berfoto seusai mendaftar sebagai peserta Pilkada da kantorr KPU Bantul, Selasa (28/7/2015). (Harian Jogja/Bhekti Suryani)

Pilkada Bantul dimenangkan oleh Suharsono-Halim, salah satu kunci suksesnya adalah peran ketua tim sukses

Harianjogja.com, BANTUL-Dengan tergesa-gesa, pria bernama Arif Iskandar itu menyalami setiap orang yang datang berkunjung di Harsono Center, Sewon. Kamis (10/12/2015) siang, pria mantan ketua KPU Bantul itu memang tampak sibuk melayani ratusan orang yang datang silih berganti. (Baca juga : http://solopos.com/2015/12/10/pilkada-bantul-suharsono-menang-ini-pernyataan-sikapnya-669408" target="_blank">PILKADA BANTUL : Suharsono Menang, Ini Pernyataan Sikapnya)

Perannya sebagai salah satu koordinator tim sukses yang di luar dugaan nyaris bisa menggulingkan kekuasaan Idham Samawi di Bantul memang hampir tak terendus.

Penampilannya yang kalem, ditambah dengan logat bicaranya yang santun sama sekali tak menyiratkan dirinya sebagai orang penting dari keberhasilan pasangan calon (paslon) Suharsono-Abdul Halim Muslih mengungguli lebih dari 20.000 lebih suara dari paslon incumbent Ida-Munir.

“Kok tidak menduga. Kalau saya justru sebaliknya. Sejak awal saya sudah menyangka bakal menang,” pongahnya sambil sesekali membetulkan peci.

Prediksinya itu memang bukan sembarang prediksi. Ternyata strategi yang ia terapkan bersama tim sukses lainnya, ternyata cukup jitu menggulingkan sang penguasa Bantul.

Sejak awal, pihaknya memang tidak memaksimalkan peran partai sebagai pengumpul massa di akar rumput. Ia lebih memilih mengokohkan dan mengukuhkan peran relawan sebagai pondasi bangunan tim sukses.

Untuk itu, ia menargetkan selama setengah bulan lamanya, sejak Agustus-September, sebanyak puluhan ribu relawan di akar rumput sudah harus dikukuhkan dan efektif bekerja. Tak butuh waktu lama, kurang dari setengah bulan, sebanyak 31.920 relawan mulai dari tingkat desa hingga RT sudah ia kukuhkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis