Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Raja Kraton Yogyakarta, Sultan Hamengku Buwono X di dampingi Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas (dua kanan di Dalem Wironegaran, Jogja, Jumat (8/5/2015). Pertemuan dengan puluhan perwakilan masyarakat Jogja tersebut Sultan HB X menjelaskan lebih terperinci tentang Sabda Raja dan Dawuh Raja beberapa waktu lalu. (Gigih M. Hanafi/JIBI/Harian Jogja)
Dhawuh Dalem yang dikeluarkan Raja Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, diduga ada kaitannya dengan banyaknya kejadian di banyak keraton di luar Yogyakarta
Harianjogja.com, JOGJA- Raja Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X secara mendadak mengumpulkan sebagian abdi dalem Keraton Yogyakarta di Bangsal Siti Hinggil Kamis (31/12/2015).
(Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2015/12/31/dhawuh-dalem-bukan-sabda-raja-sultan-berikan-dhawuh-dalem-minta-abdi-dalem-untuk-patuh-676213" target="_blank">DHAWUH DALEM : Bukan Sabda Raja, Sultan Berikan Dhawuh Dalem, Minta Abdi Dalem untuk Patuh)
Pakar Politik dan Pemerintahan UGM, Bayu Dardias mencatat pertemuan ini adalah pertama kalinya Sultan menggunakan surjan dan mengumumkannya di Siti Hinggil. Kondisi ini berbeda dengan empat pertemuan yang dilakukan Sultan sebelumnya.
Pada Sabdatama pertama dan kedua Sultan mengenakan surjan dan menyampaikannya di dalam keraton. Sementara dalam Dhawuh Raja dan Sabdaraja Sultan mengenakan pakaian kebesaran lengkap dengan kuluk di Siti Hinggil.
“Tampaknya ada hal penting yang disampaikan Sultan namun enggan dibuka. Mungkin untuk pesan internal ke abdi dalem dan keluarga,” papar penulis buku Demokratisasi Vs Keistimewaan DIY ini.
Bayu menduga, pertemuan ini ada kaitannya dengan banyaknya kejadian di banyak keraton di luar Yogyakarta yang mengalami perebutan aset kraton. Menurutnya bisa jadi Sultan melakukan Dhawuh ini untuk menjaga ikatan dalam keluarga agar konflik serupa tak sampai terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Klasemen MotoGP 2026 setelah Sprint Jepang. Jorge Martin masih memimpin dengan 313 poin, unggul 7 poin atas Marc Marquez.
Spanyol vs Ceko di UEFA Nations League 2026/2027, Minggu (4/10) pukul 01.45 WIB. Simak jadwal, prediksi pemain, dan kondisi kedua tim.
Elkan Baggott dan Ragnar Oratmangoen dipastikan tidak terkena skorsing dan berpeluang tampil di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih perak Asian Games 2026 setelah kalah dari Qatar pada final voli pantai putra.