KECELAKAAN BANTUL : Duh, Seorang Anak SD Tewas Berkendara Motor Tanpa Helm
Kecelakaan Bantul menewaskan seorang anak
Harianjogja.com, BANTUL- Kecelakaan lalu lintas di Dlingo, Bantul, Minggu (4/12/2015) malam menewaskan anak usia Sekolah Dasar (SD). Anak-anak rawan menjadi korban kecelakaan.
Kecelakaan lalu lintas di awal tahun terjadi di Dlingo. Agung Nugroho, bocah 13 tahun asal Dusun Salam, Temuwuh, Dlingo tewas di tempat setelah bertabrakan dengan sebuah sepeda motor di Jalan Raya Dlingo-Pathuk Km. 13 tepatnya di Dusun Tanjan, Temuwuh, Dlingo.
Pada Minggu malam, siswa Sekolah Dasar (SD) tersebut berboncengan dengan teman sebayanya Ari menggunakan sepeda motor tanpa mengenakan helm. Mereka pulang dari tempat mencukur rambut, berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kecelakaan.
Tiba di jalan menurun agak menikung, korban menghantam sepeda motor yang dikendarai Yoga, 20 warga Dusun Koripan, Desa Dlingo, masih satu kecamatan dengan korban. "Ari dan Yoga kritis tidak sadarkan diri, korban Agung meninggal tidak tertolong. Kendaraan yang digunakan korban juga lampunya mati," terang Kepala Polsek Dlingo Ajun Komisaris Polisi (AKP) Amir Mahmud, Senin (4/12/2015).
Menurut Amir, kecelakaan yang menewaskan anak-anak tersebut merupakan yang pertama di Dlingo sejak ia bertugas di wilayah ini lima bulan terakhir. Ia mengakui maraknya penggunaan sepeda motor oleh anak di bawah 17 tahun di Dlingo.
"Daerah ini kan jauh akses ke sekolah, jalan mendaki menurun, kalau pakai sepeda onthel sulit, kendaraan satu-satunya ya sepeda motor," papar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share