Status Anak Krakatau Turun Jadi Waspada, Radius 2 Km Terlarang
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
Kulonprogo panen raya, sejumlah petani di areal persawahan Desa Giripeni, Wates merontokkan padi usai memanennya, Kamis (26/2/2015). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S.)
Ketahanan pangan di Sleman diyakini tidak terpengaruh oleh cuaca
Harianjogja.com, SLEMAN- Gangguan cuaca yang terjadi akhir-akhir ini diprediksi tidak mengganggu musim tanam di Sleman. Salah satu alasannya, wilayah pertanian di Sleman memiliki lahan irigasi yang bagus.
Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan (DPPK) Sleman Widi Sutikno mengatakan, meski terjadi gangguan cuaca akibat El Nino namun dia mengklaim hal itu tidak akan mengganggu musim tanam padi. Dia bahkan mengklaim musim tanam akan berlangsung normal.
"Masa tanam padi rata-rata empat bulan. Di Sleman dilakukan mulai Oktober-November lalu. Diperkirakan akhir Januari hingga Februari mendatang, petani memasuki masa panen," kata Widi kepada wartawan, Senin (4/1/2016).
Menurutnya, dengan perhitungan seperti itu, maka lahan pertanian dinilai tidak akan terganggu gangguan cuaca yang terjadi. Alasannya, wilayah pertanian di Sleman memiliki aliran irigasi yang memadai. Ia mencontohkan di wilayah Cangkringan, Seyegan, Minggir, dan Kalasan di mana lahan pertaniannya memiliki sistem irigasi yang memadai.
Jika di wilayah Seyegan dikembangkan sistem pertanian minapadi yang menggabungkan metode pertanian dengan budidaya perikanan, di wilayah Cangkringan pihaknya mengembangkan dengan Ugadi-nya (udang galah padi).
"Di wilayah-wilayah ini irigasinya terus mengalir sepanjang tahun. Kami optimistis masa tanam khususnya padi tetap normal,” katanya.
Terkiat fenomena El Nino, pihaknya telah menginformasikan kepada kalangan petani untuk menyesuaikan tanaman dengan musim yang berlangsung. Dia menyebut, pada musim panen ini ditargetkan 26.000 ton padi.
"Kami optimistis, baik secara kualitas maupun kuantitas target akan tercapai. Sebab, para petani telah melaksanakan metode secara baik dan lahan pertaniannya masih,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 6 dibuka hingga 14 Oktober. Simak jadwal seleksi, pengumuman, dan pelatihannya.
Pemuda Mojosongo Solo YD diduga ditangkap Densus 88. Keluarga mempertanyakan perkara dan meminta penjelasan terkait proses hukum.
APBN 2027 memang memangkas subsidi energi Rp11,44 triliun. Namun, klaim gas langka dan harga pasti naik belum terbukti.
Disertasi Jejen Hendar di UII menyoroti pengelolaan TJSP yang masih formalitas dan mendorong regulasi berbasis keadilan sosial.
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.