BLT Kesra Rp900 Ribu Belum Cair? Ini Penyebab dan Cara Cek
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
Sahabat KGPAA Suryodilogo, Ratnawati Tobing, Ganef, dan Projo Notohadisoeryo di Puro Pakualaman, Rabu (6/1/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Jumenengan Paku Alam X digelar Kamis (7/1/2016), KGPH Suryodilogo dinobatkan menjadi KGPAA Paku Alam X
Harianjogja.com, JOGJA-Kanjeng Bendoro Pangeran Haryo (KBPH) Suryodilogo, hari ini, Kamis (7/1/2016) akan dinobatkan menjadi Paku Alam X dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA).
Ucapan selamat dari kerabat dan sahabat terus mengalir, bahkan Suryodilogo terpaksa harus minta maaf pada teman-temannya saat masa remaja yang ingin hadir saat jumenengan nanti namun tidak bisa karena keterbatasan undangan.
"Inginnya semua teman-teman alumni SMA Negeri 1 Jogja hadir langsung, tapi tidak bisa karena keterbatasan undangan," ucap Ratnawati Tobing, salah satu sahabat Suryodilogo saat di SMA Negeri 1 Jogja di Puro Pakualaman, Rabu (6/1/2016).
Ratnawati yang kini bekerja di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan tinggal di Bogor, Jawa Barat bisa hadir ke Jogja, karena ikut membantu dalam kepanitiaan jumenengan PA X.
Selama di SMA, Ratnawati mengenal sosok Suryodilogo sebagai sahabat mudah bergaul dengan siapa pun tanpa membeda-bedakan latar belakang. Menurutnya, meski Suryodilogo berasal dari keluarga besar Pakualaman, namun tidak pernah menunjukan kebanggaan diri.
Bahkan banyak teman-teman justeru tidak tahu Suryodilogo dari Pakualaman. Sehari-hari berangkat ke sekolah Suryodilogo tidak pernah diantar melainkan naik motor butut sendiri. "Motornya setahu saya dulu sering rusak juga," katanya.
Kerusakan motor pun jarang minta diperbaiki orang, melainkan diperbaiki sendiri karena Suryodilogo memang hobi 'ngoprek' mesin dan barang-barang elektronik. Selain itu, Suryodilogo juga hobi naik gunung dan panjat tebing.
Pria yang bernama kecil Raden Mas Wijoseno Hario Bimo ini juga dikenal sederhana. Meski sudah memiliki isteri, Suryodilogo sering masak sendiri dan memberi suguhan sendiri pada tamunya. "Saya pernah bertamu bersama suami yang bikin minum dan makanan kanjeng Bimo sendiri," tutur Retnowato.
Kesederhanaan Suryodilogo juga diamini sahabat SMA Negeri 1 lainnya, Ganef. Menurut Ganef, Suryodilogo juga dikenal loyal terhadap almamaternya. Terbukti hingga saat ini Suryodilogo masih bersedia menjadi Ketua Ikatan Alumni Teladan SMA Negeri 1 Jogja.
Suryodilogo juga tercatat aktif diberbagai organisasi sosial, budaya, dan ekonomi. Ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Negeri Pembangunan (UPN) Veteran Fakultas Ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.
Penjualan Daihatsu kuartal III 2026 mencapai 37.167 unit, tumbuh 10%. Gran Max Series menjadi model dengan penjualan tertinggi.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.