KEBAKARAN PONDOK PESANTREN : Puslabfor Periksa Lokasi Kebakaran di Ponpes Darul Qur'an, Apa Hasilnya?

Uli Febriarni
Uli Febriarni Jum'at, 08 Januari 2016 11:55 WIB
KEBAKARAN PONDOK PESANTREN : Puslabfor Periksa Lokasi Kebakaran di Ponpes Darul Qur'an, Apa Hasilnya?

Kebakaran di pondok pesantren Darul Qur'an Gunungkidul diteliti oleh Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Cabang Semarang

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Cabang Semarang Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) menilai sambungan instalasi listrik di bangunan asrama Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Qur'an Wal Irsyad tidak memenuhi standar.

Kepala Sub Bidang Fisika Komputer Forensik Puslabfor Cabang Semarang Mabes Polri, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rini Puji Astuti pada Kamis (7/1/2016) menyebutkan, dari hasil identifikasi diketahui bahwa ada sambungan listrik yang seharusnya disambung oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN), namun penyambungannya dilakukan sendiri oleh pihak Ponpes.

“Dilihat dari luar bangunan, pemasangan kabel dari bangunan lain tidak dibenarkan. Menyangkut peraturan kelistrikan, tidak boleh seperti itu," ujarnya ketika memimpin proses identifikasi lokasi kebakaran di Ponpes Darul Qur'an.

Proses identifikasi yang dipimpin oleh AKPB Rini sendiri berlangsung selama sekitar satu jam, bukan hanya mencermati kondisi dan instalasi listrik dari luar gedung, melainkan juga masuk ke dalam ruangan tempat ditemukannya jenazah Nidzom Al Kafi, santri setempat yang tewas dalam kebakaran, tanpa sempat menyelamatkan diri.

Di samping itu, tim juga mengambil dan membawa sejumlah sampel arang, instalasi listrik yang digunakan untuk pengecekan di laboratorium. Meski demikian, tim membutuhkan waktu sekitar sepuluh hari untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.

"Ada sejumlah kemungkinan, dan kami masih perlu memikirkannya," tambahnya.

Sementara dijumpai di kesempatan yang sama, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Gunungkidul, Ajun Komisaris Polisi Mustijat Priyambodo mengatakan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium forensik untuk menindaklanjuti kasus terbakarnya asrama putra Ponpes Darul Quran Wal Irsyad.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis