Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ketua Panitia Seminar bertajuk "Update of Maternal Health in Primary Care", Galih Arya Wijaya saat memberikan sambutan di Sportorium UMY, Sabtu (16/1/2016). (Joko Nugroho/JIBI/Harian Jogja)
Kesehatan ibu dan anak bisa ditingkatkan dengan peningkatan pelayanan kesehatan primer
Harianjogja.com, BANTUL -- Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) tahun 2012 mencatat angka Kematian Ibu saat hamil, bersalin dan nifas secara nasional adalah 359 per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini bisa ditekan dengan upaya promotif dan preventif peningkatan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), fasilitas pelayanan kesehatan primer.
Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, Anung Sugihantono mengatakan peningkatan KIA sebagai fasilitas pelayanan kesehatan primer harus menjadi Gate Keeper. Harapannya peningkatan pelayanan kesehatan primer ini dapat membantu mengurangi angka kematian ibu dan bayi
.
"Di samping fungsi manajerial, fasilitas pelayanan kesehatan primer berfungsi sebagai gate keeper. Harapannya gate keeper ini mampu memberikan pelayanan terbaik khususnya untuk mendukung pengurangan kematian ibu dan bayi,” jelas Anung saat membuka seminar nasional bertajuk "Update of Maternal Health in Primary Care" di Sportorium UMY, Sabtu (16/1/2016).
Anung menambahkan pelayanan kesehatan primer selain menjadi gate keeper juga harus bisa dengan cepat mengatur pelayanan kesehatan lanjutan melalui sistem rujukan. Pelayanan kesehatan juga diharapkan menjadi pendidik untuk mewujudkan keluarga sehat dan sebagai manajer sumber daya.
"Intinya fungsi dokter di layanan primer mengedukasi pasien dan menjadi konselor. Agar pasien bisa lebih paham dan sadar akan kesehatan mereka. Jika dokter dilayanan primer ini berhasil mengelola masalah kesehatan pasien, maka 85% kasus dapat ditangani di layanan primer," kata Anung.
Pelayanan kesehatan primer memang diarahkan sebagai upaya pelayanan promotif dan preventif. Lebih mengutamakan konsultasi melalui pendekatan sosialisasi dan ajakan pada masyakarat untuk selalu menjaga kesehatan mereka.
"Kami ingin bersama-sama dengan masyarakat menekan angka kematian ibu dan bayi saat mengandung, saat melahirkan dan 90 hari setelah melahirkan. Makanya kami bertekad lewat Jaminan Kesehatan Nasional bisa menjamin kesehatan seluruh penduduk dan menjaga warga negara asing yang tinggal di Indonesia dalam pelayanan kesehatannya," ungkap Anung.
Ketua Panitia Seminar dan Workshop, Galih Arya Wijaya mengatakan penyelenggaraan seminar ini diadakan oleh dokter muda UMY sebagai rangkaian acara dari Sumpah Dokter ke-47. Tujuannya memberikan informasi pada tenaga medis dan masyarakat umum tentang kematian maternal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Jadwal perpanjang SIM Gunungkidul Agustus 2026 tersedia lewat SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.
SIM Keliling Bantul hadir di MPP, Gilangharjo, Wukirsari hingga Parasamya. Cek jadwal, syarat, lokasi, jam layanan, dan biayanya.
Jadwal perpanjang SIM Sleman Agustus 2026 tersedia di MPP, SCH, dan SIMMADE. Cek jadwal, lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Perpanjang SIM di Jogja Agustus 2026 bisa lewat SIM Keliling dan Drive Thru. Cek jadwal, lokasi, syarat, serta biaya perpanjangannya.
Jadwal perpanjang SIM Kulonprogo Agustus 2026 tersedia di SIMMADE, MPP, Satpas hingga Simenor Ngabuburit. Cek lokasi dan jam layanan.